Crypto hari ini terpantau alami pergerakan yang seragam. Mayoritas crypto masih melanjutkan pelemahan dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Selasa (23/8) pagi, crypto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melemah 2,19% dalam 24 jam terakhir dan 12,49% sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 21.081 atau setara Rp 317,2 juta. Ethereum (ETH) turut melemah pagi ini. Selama 24 jam terakhir, ETH turun 3,52% dan 17,70% dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.568.

Crypto selanjutnya, Binance coin (BNB) turut anjlok pagi ini. Dalam 24 jam terakhir BNB melemah 1,15% dan 6,73% sepekan. Hal itu membuat BNB diperdagangkan dengan harga USD 297,75.

Kemudian Cardano kembali turun ke zona merah. Dalam satu hari terakhir ADA terkoreksi 3,21% dan 18,18% sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,4537.

Adapun Solana (SOL) turut melemah pagi ini. Sepanjang satu hari terakhir SOL merosot 6,55% dan 21,41% sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 34,56.

Sedangkan XRP pada pagi ini juga melemah. XRP anjlok 2,28% dalam 24 jam terakhir dan 9,58% sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3391.

Baca juga: Shiba Inu Naik 4,5%, Ternyata Ini Faktor Pendorongnya!

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama melemah 0,01%. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00.

Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01% dalam 24 jam terakhir, membuat harganya kembali ke level USD1,00.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar crypto dalam 24 jam masih berada di kisaran USD 1 triliun.

Sebelumnya, cryptocurrency turun tajam pada Sabtu, 20 Agustus 2022, dengan penjualan tiba-tiba menyeret Bitcoin ke level terendah tiga minggu. Para analis pasar turut memberikan pendapatnya dari penurunan harga yang mendadak ini.

Bitcoin turun sebanyak 7,7 persen menjadi USD 21.404 pada Jumat, selama jam pagi Eropa. Ethereum dan kripto dengan kapitalisasi besar lainnya juga turut melemah saat itu. Namun pada perdagangan Senin (22/8/2022) pasar kripto mengalami penguatan tipis untuk beberapa altcoin.

Analis investasi dan pasar senior di Hargreaves Lansdown, Susannah Streeter, mengungkapkan penurunan dadakan itu adalah hasil dari transaksi penjualan besar-besaran.

“Itu tidak menunjukkan pola flash crash, karena aset tidak langsung rebound tajam tetapi tenggelam lebih rendah di jam-jam berikutnya,” kata Streeter dikutip dari Channel News Asia, Senin, 22 Agustus 2022.

 

Sumber

Baca juga: Moscow Exchange akan Luncurkan Aset Keuangan Digital