PT Astra International Tbk (ASII) berkomitmen meningkatkan investasinya di bidang jasa keuangan dan teknologi digital untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Inovasi ini dilakukan dalam bentuk penyediaan aplikasi maupun penggunaan teknologi untuk mempercepat proses bisnis.

Astra Internasional Investasi Keuangan

Direktur Astra International Suparno Djasmin menjelaskan, pihaknya selalu melakukan inovasi dengan menggunakan teknologi, baik saat ini ketika pandemi Covid-19, maupun sebelum pandemi Covid-19.

Investasi itu dilakukan dalam ekosistem Astra International maupun entitas usaha, Astra Financial atau PT Sedaya Multi Investama. “Inovasi ini akan terus dilakukan pada tahun ini dan juga tahun-tahun mendatang,” ujar Suparno dalam acara Grand Launching MOXA.

Suparno melanjutkan, bentuk inovasi ini dilakukan tidak hanya dalam bentuk mendukung bisnis proses di Astra, namun juga inovasi oleh unit usaha yang terintegrasi kepada pelanggan.

Untuk inovasi tersebut, Astra tidak ragu untuk membenamkan investasinya sepanjang masih dalam ekosistem Astra International maupun entitas usaha, Astra Financial atau PT Sedaya Multi Investama.

Sejauh ini, inovasi digital yang dilakukan oleh Astra lebih banyak berhubungan dengan jasa keuangan. Misalnya melalui peluncuran aplikasi pinjaman online, Maucash pada 2018.

Aplikasi ini diluncurkan melalui perusahaan patungan antara anak usaha Sedaya Multi Investama dan WeLab, yakni Astra Welab Digital Astra.

Terdapat Rencana Lebih Besar

Kemudian, Astra juga meluncurkan aplikasi peluncuran mobil bekas, Mobil88. Astra meluncurkan aplikasi yang mengintegrasikan seluruh produk jasa keuangan Astra, yakni MOXA.

Melalui aplikasi ini, konsumen dapat menikmati berbagai layanan, mulai dari pembiayaan kendaraan, pembiayaan perjalanan religi. Selain itu terdapat pinjaman multiguna, pembiayaan gawai, elektronik, furnitur, dan persiapan dana pendidikan.

MOXA juga menyediakan layanan investasi, sewa mobil dan bus, layanan antar jemput bandara, test drive kendaraan hingga produk asuransi.

Baca juga: Saham TLKM Masuk Rekomendasi, Harganya Menjaga IHSG

Direktur Astra Financial Handoko Liem menjelaskan, MOXA memiliki sejumlah fitur unggulan. Salah satunya conversational chat yang membantu pengguna memilih produk sampai melakukan transaksi.

Selain itu, bantuan asisten, wishlist, share (social engagement), kalkulator simulasi (pengajuan kredit) guna memudahkan dalam penghitungan estimasi cicilan. Selain itu terdapat pengecekan status pengajuan produk pinjaman multiguna.

Ragam fitur ini semakin menjadikan MOXA sebagai one stop financial services yang kini sudah bisa diunduh melalui Play Store ataupun App Store.

Selain berinvestasi di entitas anak usaha, Astra juga membenamkan investasinya di Gojek. Investasi ini dikucurkan dengan membentuk perusahaan patungan atau joint venture(JV) bersama Gojek. JV ini nantinya menyediakan armada ride hailing, khususnya untuk layanan GO-CAR.

Selain itu, Astra juga mengumumkan pendanaan tahap pertama seri F untuk Gojek senilai US$ 100 juta. Sehingga, total investasi Astra untuk Gojek ini kini sudah mencapai US$ 250 juta.

Presiden Direktur Astra International kala itu Prijono Sugiarto menjelaskan, ribuan unit armada yang disediakan oleh perusahaan akan menggunakan sistem pengelolaan Astra.

Sistem in adalah FMS (fleet management system) dan teknologi ride hailing pada aplikasi Gojek. Kerja sama ini diharapkan menciptakan sinergi dengan bisnis otomotif Astra.

Dilansir dari IPOT News

Tags: