VIX Volatility Index dikabarkan telah membentuk pertanda bahwa harga bitcoin akan mulai volatil dan cenderung terdepresiasi. Potensi depresiasi ini juga terlihat dari beberapa sentimen global yang akan membuat konsolidasi saat ini berbeda dengan konsolidasi di bawah $10,000 sebelumnya.

VIX Volatility Index Memprediksi Depresiasi

Saat ini, pasar kripto terlihat sedang mengalami fluktuasi yang cukup tinggi. Fluktuasi tinggi ini terlihat dari Bitcoin dimana harganya mengalami apresiasi dari $4,000 ke $20,000 dalam hanya satu tahun.

Pergerakan ini awalnya disebabkan oleh kekhawatiran pasar terhadap pandemi yang terlihat terjadi yang membuat Bitcoin turun 60%. VIX Volatility Index mengukur bahwa volatilitas ini adalah volatilitas terbesar setelah aset-aset pada Tahun 2008.

Pergerakan Volatilitas Bitcoin Tahun Ini

VIX Volatility Index mengukur angka 20 pada saat depresiasi Bitcoin di Bulan Maret, dan masih tetap di angka tersebut hingga saat ini. Indikator metrik ini telah menyentuh titik bawah sebelum kembali naik dan menandakan potensi volatilitas tinggi.

Hal ini dapat berdampak buruk akibat menjadi pertanda bahwa $20,000 akan sangat sulit dilewati dan dapat membawa volatilitas yang berujung depresiasi. Sebelumnya, saat angka VIX mencapai lebih dari 20 hal tersebut adalah pertanda akan terjadi depresiasi tinggi, yang nampaknya juga akan terjadi pada Bitcoin.

Masih Ada Harapan

Namun walaupun begitu, angka yang tinggi pada VIX berarti volatilitas yang tinggi, dan umumnya volatilitas bisa berujung naik ataupun turun. Terdapat beberapa indikator lain yang menunjukkan bahwa volatilitas Bitcoin masih sangat rendah dan Bollinger Band Width adalah salah satunya.

Pergerakan Bitcoin dengan Bollinger Band Width

Menurut indikator tersebut dan sejarah volatilitas Bitcoin, masih terdapat harapan apresiasi akibat volatilitas saat ini masih dinilai rendah. Melihat dari siklus sebelumnya, terdapat pernyataan bahwa volatilitas saat ini masih sangat rendah yang mendukung kemungkinan apresiasi.

Baca juga: MicroStrategy Melakukan Pembelian Bitcoin Ketiganya Tahun Ini

Hal ini disebabkan pada umumnya volatilitas yang tinggi pada Bitcoin selalu berujung pada apresiasi. VIX Index dan pandemi adalah dua faktor yang tidak umum digunakan sebelumnya, sehingga apresiasi masih menjadi kemungkinan.

Sentimen pasar saat ini sedang terpecah dimana mayoritas analis memprediksi potensi naik dan turun masih dapat terjadi. Siklus ini akan terus terjadi dan pada umumnya berujung pada apresiasi Bitcoin seperti yang terlihat sebelum $10,000.

DIlansir dari News BTC