USDJPY kemungkinan turun jika publikasi data penjualan ritel Amerika pada 19.30 WIB hari ini terlihat buruk. Hari ini dikabarkan bahwa akan ada publikasi data penjualan ritel yang juga bersamaan dengan publikasi data Michigan Consumer Sentiment Index atau indeks sentimen konsumen yang umumnya berdampak besar.

USDJPY Kemungkinan Turun

Setelah mengalami penurunan yang cukup tinggi dari sejak awal tahun 2020, Dolar Amerika (USD) mulai terlihat mengalami pemulihan. Pemulihan ini terjadi dikabarkan akibat adanya data positif dari perekonomian bersamaan dengan Kebijakan Stimulus yang tertunda kesepakatannya. Kebijakan Stimulus tersebut menjadi salah satu faktor utama mengapa USD mengalami depresiasi, akibat kebijakan berupa dana bantuan ini yang membuat jumlah uang beredar bertambah dan menurunkan nilai USD.

Penurunan ini terjadi terhadap beberapa mata uang utama yang salah satunya adalah Yen Jepang (JPY).  JPY yang merupakan salah satu mata uang paling aman di dunia, masih menjaga statusnya dengan apresiasinya yang kuat terhadap beberapa mata uang pada Tahun 2020 ini. Apresiasi ini juga terlihat terhadap USD sejak awal 2020 dengan beberapa fluktuasi.

Namun, apresiasi ini nampaknya sudah mulai melambat akibat adanya data positif dari Amerika di sekitar Bulan Juni dan Juli. Baru-baru ini, salah satu data utama yang memperlambat depresiasi USD terhadap JPY adalah data pengangguran. Tercatat bahwa data pengangguran mengalami penurunan di Bulan Juli dari 11,1% menjadi 10,2%. Akibat data ini juga bahwa kebijakan stimulus tertunda kesepakatannya akibat urgensinya yang turun di mata beberapa pemegang kebijakan. Sehingga USD mengalami apresiasi.

Data Ritel Kemungkinan Membuat Pergerakan Turun

Tetapi, penundaan ini masih membentuk adanya kemungkinan tetap dilakukan kebijakan stimulus, sehingga USD belum terlihat stabil. Selain itu, pada malam ini pukul 19.30, dikabarkan juga bahwa data penjualan ritel akan dipublikasikan bersama dengan indeks sentimen konsumen. Kedua data ini umumnya berdampak besar akibat mencerminkan perekonomian Amerika dan juga pandangan konsumen terhadap perekonomian.

Baca juga: Data Ketenagakerjaan Australia Membaik! AUD Apresiasi?

Jika malam ini data terlihat buruk, kemungkinan besar USD dapat mengalami depresiasi terhadap JPY yang dapat mendorong USDJPY untuk bergerak turun.

Pergerakan USDJPY

Dapat dilihat bahwa sejak Februari 2020 hingga saat ini pergerakan USDJPY cenderung turun dengan beberapa konsolidasi di Juni dan Juli yang menandakan ketidakstabilan USD. Akibat kerentanan USD dan kuatnya JPY, kemungkinan publikasi data yang buruk pada malam ini dapat mendorong USDJPY untuk terus turun.

Saat artikel ini ditulis USDJPY berada di 106.687, antara batas atas dan bawah pada 107.279 dan 106.030. Jika publikasi data mengeluarkan data yang buruk, USDJPY dapat terus turun kemungkinan ke 104.498 sebelum menyentuh 102.341 dan terus turun ke bawah.

Namun, jika ternyata publikasi data yang dikeluarkan adalah data yang bagus, kemungkinan USDJPY akan naik ke batas atas pada 107.279. Jika terjadi dorongan beli yang kuat akibat data yang positif, kemungkinan target selanjutnya adalah pada 108.641 sebelum menyentuh 109.719. Apa bila pergerakan terus naik, kemungkinan target selanjutnya adalah pada 111.280 sebelum menyentuh 112.160 dan terus bergerak ke atas.

Tags: