Setelah tebar dividen pada Tanggal 19 Oktober 2020 lalu, saham AALI berpotensi mengalami penurunan. Hal ini disebabkan koreksi pasar yang pada umumnya memiliki siklus penurunan pada suatu saham setelah menebarkan dividen.

Setelah Tebar Dividen Saham AALI Rentan Turun

PT Astra Agro Lestari (AALI) baru saja menyelesaikan pembayaran dividennya kepada pemegang saham pada 19 Oktober 2020. Dikabarkan bahwa dividen yang dibagikan mencapai Rp 80,84 Milyar yang membuat dividen senilai Rp 42 per saham. Namun, sayangnya diprediksi bahwa setelah pembayaran tersebut, saham AALI akan mulai bergerak turun.

Penurunan ini diprediksi akan disebabkan oleh tekanan jual yang pada umumnya terjadi setelah pembagian dividen. Hal ini disebabkan oleh adanya investor yang hanya ingin mengejar dividen sehingga setelah pembelian saham sebelum cum-date, umumnya akan dijual setelah mendapatkan dividen. Sehingga, kemungkinan besar pergerakan ini juga akan terjadi pada AALI.

Prediksi penurunan ini muncul akibat aspek teknikal dan bukan merupakan akibat hal fundamental. Hal ini disebabkan dari sektor perkebunan, terutama kelapa sawit, yang sedang mengalami posisi yang positif. Sehingga, mengingat ranah tersebut adalah sektor kinerja AALI, penurunan ini akan disebabkan oleh koreksi pasar. Oleh karena itu kemungkinan besar penurunan ini tidak akan terjadi secara signifikan, mengingat pergerakan saham yang sedang naik.

Koreksi Pasar Namun Tetap Naik

Dari sisi teknikal, terlihat bahwa masih terdapat kemungkinan untuk saham AALI turun dalam jangka pendek. Hal ini terlihat dari penutupan hari ini yang terlihat turun dan juga beberapa indikator serta pergerakan harga.

Pergerakan Harian Saham AALI

Dapat dilihat bahwa pada grafik tersebut terdapat pergerakan yang mulai menurun sejak pekan lalu. Di saat yang bersamaan juga terlihat bahwa sebelum terjadi penurunan, terdapat pola Evening Doji Star yang umumnya mengindikasikan penurunan. Selain itu, Indikator RSI dan MACD juga memprediksi pergerakan yang turun akibat mulai turun menyentuh zona netral. Sehingga kemungkinan, kedepannya harga akan mengalami koreksi dalam jangka pendek.

Baca juga: Harga Emas Antam Naik Hari Ini! Mencapai Rp 1.012 Juta

Jika benar turun, kemungkinan tujuan selanjutnya ada pada Rp 10.662 yang menjadi daerah penentu. Hal ini disebabkan jika setelah dari daerah tersebut harga naik, kemungkinan harga akan terus naik, dan jika turun kemungkinan akan terus turun. Apa bila terus turun dan keluar dari zona pergerakan ke atas, kemungkinan tujuan selanjutnya berada pada Rp 9.403 sebelum turun ke Rp 8.184. Kemudian jika terus turun, tujuan selanjutnya ada pada Rp 8.184 sebelum turun ke Rp 6.667 dan kemudian ke Rp 4.239.

Tetapi, jika ternyata pergerakan terus naik, tujuan selanjutnya berada pada Rp 12.357 dan kemudian menuju ke Rp 14.567. Setelah melewati Rp 14.567, kemungkinan besar pergerakan selanjutnya akan terus naik dan menghilangkan pergerakan turun dari awal tahun. Hal ini disebabkan juga banyaknya rekomendasi beli dari beberapa analis, sehingga kemungkinan saham AALI akan naik kedepannya.

Tags: