Hari ini, 1 Maret 2021, data sektor manufaktur negara Inggris dan juga Amerika dikabarkan akan dipublikasi pada pukul 16.30 WIB dan 22.00 WIB.

Data ini diprediksi akan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pasangan mata uang kedua negara ini yaitu GBPUSD (Pound Sterling dan Dolar Amerika).

Data Sektor Manufaktur

Publikasi data ini adalah cerminan mengenai kondisi perekonomian dari sektor manufaktur yang umumnya memiliki peran besar. Data ini menunjukkan kondisi beberapa perusahaan melalui manajernya yang telah mengisi survei.

Survei tersebut berisi beberapa pertanyaan menyangkut kondisi perusahaan seperti keadaan produksi, tenaga kerja, dan juga harga.

Sehingga data ini memiliki pengaruh pada sentimen terhadap mata uang suatu negara. Survei ini bernama PMI atau Purchasing Manager’s Index.

Baca juga: Mengenal Pandemic Emergency Purchase Programme (PEPP)

Diprediksi bahwa kedua data sektor manufaktur akan stagnan dan tidak berubah dari publikasi sebelumnya. Namun, kemungkinan besar data Inggris akan lebih rendah yaitu stagnan pada 54,9 dibandingkan Amerika pada 58,7. Sehingga terbentuk suatu sentimen positif terhadap Amerika yang dapat mendorong GBPUSD bergerak turun.

GBPUSD Diprediksi Turun Lagi

Setelah pekan lalu mengalami koreksi yang cukup signifikan, nampaknya koreksi tersebut akan terus berlanjut pekan ini. Kemungkinan besar dengan masih kuatnya pengaruh surat utang negara Amerika yang membuat Dolar Amerika masih naik, GPB akan terdepresiasi.

Pergerakan 1 Jam GBPUSD

Saat ini nampaknya GBPUSD telah keluar dari zona depresiasi bersama adanya publikasi data dari Inggris. Terdapat kemungkinan turun kembali akibat nilai tukar yang membentuk pola retest sehingga kemungkinan pergerakan akan ditentukan setelah itu.

Dengan adanya kabar dari Inggris, kemungkinan GBPUSD akan bergerak naik namun akan kembali turun bersama berita dari Amerika. Saat ini harga masih berada di atas MA Cross yang menandakan kemungkinan pergerakan naik bersama RSI dan MACD yang masih positif.

Tetapi kemungkinan besar kabar dari Amerika akan membuat apresiasi tersebut berhenti sehingga saat ini mengingat masih Hari Senin, trader harus waspada dan tetap menjaga risiko. Hal ini disebabkan Hari Senin umumnya merupakan hari yang dipenuhi volatilitas.

 

Tags: