PTPP diprediksi akan mengalami penurunan harga akibat kondisi teknikalnya saat ini. Hal ini dilihat dari pergerakan harga secara murni yang menandakan adanya kemungkinan besar untuk saham turun membentuk kesempatan beli baru.

PTPP Diprediksi Turun

Dua bulan terakhir ini adalah bulan yang baik untuk PTPP akibat apresiasinya yang sangat signifikan dan belum memperlihatkan kemungkinan turun. Hal ini disebabkan oleh PTPP yang masih terus bergerak naik bersama harapan baru dari sektor konstruksi.

Saat ini sektor konstruksi diprediksi akan mulai pulih kembali, terutama memasuki tahun 2021. Hal ini disebabkan sudah mulai meningkatnya kembali banyaknya kerja sama internasional antara Indonesia dan negara asing.

Sehingga, tercipta beberapa kontrak baru yang meningkatkan mayoritas kinerja dari sektor konstruksi. Selain itu terdapat sentimen positif dari beberapa tokoh dan analis yang mendukung pertumbuhan sektor ini.

Baca juga: SSIA Luncurkan Kota Mandiri Subang Smartpolitan, Apa itu?

Oleh karena itu, ke depannya kemungkinan besar sektor konstruksi memiliki harapan baru terutama memasuki tahun 2021. Akibatnya PTPP yang merupakan salah satu pemain besar juga mengalami peningkatan dalam sentimen.

Hasilnya saham ini terlihat terus mengalami apresiasi secara garis besar. Namun, saat ini kemungkinan besar saham terlihat akan turun dalam jangka pendek.

Sisi Teknikal Mendukung

Namun, penurunan ini bukan hal yang buruk akibat adanya potensi bahwa penurunan dapat berujung pada kesempatan beli. Jika dilihat dari sisi teknikal, penurunan harga kemungkinan besar akan terjadi, dan hal tersebut bukan menjadi hal yang buruk.

Penurunan ini kemungkinan besar hanya koreksi normal yang merupakan pergerakan sehat untuk suatu aset keuangan. Kemungkinan besar koreksi ini dapat digunakan sebagai kesempatan untuk membeli akibat pergerakan harga yang masih belum terlihat turun secara garis besar.

Saat ini harga berada di Rp 1.773 yang kemungkinan akan turun ke Rp 1.703 sebelum terus naik ke atas. Namun, jika turun lagi, kemungkinan pergerakan naik akan rusak dan PTPP akan menuju Rp 1.612 sebelum menyentuh Rp 1.542.

Tetapi jika naik, kemungkinan besar harga selanjutnya berada pada Rp 1.919 sebelum naik ke Rp 1.967. Setelah menyentuh harga tersebut kemungkinan besar harga akan terus naik ke atas.

Tetapi Indikator RSI dan MACD mendukung koreksi ini akibat adanya divergence dengan RSI dan juga cross pada MACD. Sehingga koreksi tidak dapat dipungkiri namun bukan menjadi kekhawatiran besar.

Tags: