Level psikologis adalah level harga pasar yang merupakan key level dalam forex yang dilambangkan dengan angka bulat. Angka bulat ini sering bertindak sebagai level support dan/atau resistance .

Support dan resistance psikologis secara konsisten bekerja karena watak dasar manusia. Manusia menghargai kesederhanaan; dari perspektif trading ini berarti menilai bilangan bulat. Trader sering menggunakan angka-angka ini sebagai entry level, exit level, atau stop level. Stop dan limit ini dapat mengubah order flow dan perubahan harga.

Mengidentifikasi Level Psikologis pada Grafik Forex

Trader akan sering menyebut interval bilangan bulat ini dengan ‘double-zero,’ karena harga ini berada pada angka genap seperti 1,31000 pada EUR/USD, 1,57000 pada GBP/USD atau 132,00 pada GBP/JPY. Grafik di bawah ini mengidentifikasi ‘double-zero’ pada grafik USD/JPY saat ini.

Beberapa trader akan mengambil langkah lebih jauh dengan melihat angka langsung di tengah angka-angka ini atau ‘the fifties.’ Level-level ini, seperti 1,31500 pada EUR/USD atau 131,50 pada GBP/JPY sering kali dapat berperan dengan cara yang sama seperti ‘double-zero.’

Trader akan memperhatikan bahwa akan sering ada beberapa elemen kongesti di key level ini di forex saat harga bergerak naik atau turun. Grafik di bawah ini menggambarkan USD/ZAR dengan ‘the fifties’.

Perhatikan bahwa banyak ‘price swing’ pada grafik di atas terjadi di sekitar salah satu level ini. Oleh karena itu, trader ingin memasukkan level ini ke dalam revisi support dan resistance. Grafik di bawah ini mewakili grafik USD/JPY awal dengan swing level yang teridentifikasi.

Alhasil, harga-harga ini bertindak sebagai garis psikologis yang bekerja dengan baik sebagai support dan resistance. Tidak semua harga ini bertindak sebagai fungsi dari support atau resistance, tetapi level ini cukup untuk menarik perhatian trader.

Baca juga: Trading Forex dengan Bitcoin, Bagaimana Cara Kerjanya?

Cara Menggunakan Level Psikologis dalam Trading Forex

Grafik mingguan AUD/JPY

Pada grafik AUD/JPY di atas ada enam infleksi kuat dari level harga 75,00. Setiap kali harga mendekati 75,00, pasangan mata uang memantul kembali. Hal ini karena:

  1. Trader melihat harga 75,00 dan percaya ini murah yang mendorong long trade AUD dari level ini.
  2. Saat trader membuka posisi short, target profit ditetapkan pada 75,00 genap. Target profit memberi order untuk menutup posisi ini menciptakan demand di pasar (trader membeli untuk menutupi, dan minat beli ini dianggap ‘demand’).

Setelah perubahan pertama, trader mungkin tidak terlalu optimistis pada prospek mendorong harga jauh lebih rendah dari 75,000 karena harga ini telah ditunjukkan sebagai support.

Dalam banyak hal, level ‘psikologis’ yang belum teruji dapat dilihat seperti pivot point. Area di mana mungkin ada beberapa elemen support atau resistance.

Secara umum, angka bulat seperti 70,000 pada AUD/JPY atau 1,0000 pada AUD/USD akan menarik lebih banyak perhatian daripada level seperti 71,000 pada AUD/JPY. Sebagian besar trader akan sering menetapkan tingkat kekuatan yang lebih tinggi ke interval yang lebih bulat.

Di mana trader benar-benar dapat menemukan nilai dengan level ini adalah ketika harga mungkin telah menolak atau telah didukung di masa lalu. Ini memberitahu trader bahwa orang lain memperhatikan dan bertindak berdasarkan harga tersebut, dan potensi ‘self-fulfilling prophecy’ dari analisis teknis berpotensi dipertimbangkan dengan lebih kuat.

 

Sumber

Baca juga: Cara Menghadapi Ketakutan Psikologis dalam Kerugian Saat Trading