Bitcoin Diprediksi Anjlok?

Bank sentral Amerika Serikat (AS) atau yang dikenal dengan Federal Reserve (The Fed) akan mengumumkan kebijakan moneter Kamis (5/5/2022).

Langkah The Fed tersebut diperkirakan bisa memicu ‘gempa’ di pasar finansial global, sebab suku bunga akan dinaikkan secara agresif.

Bitcoin diperkirakan menjadi salah satu yang akan terpuruk. Pada perdagangan Rabu (4/5/2022), Bitcoin diperdagangkan di kisaran $38.315, turun 0,61% berdasarkan data Coin Market Cap.

Trader veteran Peter Brandt kini memperingatkan risiko crash Bitcoin hingga lebih dari 25% dari level saat ini.

“Pola channel bearish biasanya menghasilkan penurunan yang sama dengan lebar channel. Dalam kasus Bitcoin penurunannya kemungkinan menguji US$ 32.000 atau perkiraan saya US$ 28.000/koin,” kicau Brandt di Twitter sebagaimana dilansir Forbes.

Baca juga: Bitcoin Anjlok ke $34.500 saat Rusia Menyerang Ukraina

Selain secara teknikal, The Fed yang akan agresif menaikkan suku bunga bisa membuat Bitcoin merosot lebih tajam. Banyak analis melihat Bitcoin lebih seperti aset berisiko ketimbang aset aman (safe haven).

Hal tersebut terlihat dari kemerosotannya sepanjang tahun ini bersama aset-aset berisiko lainnya.

Sepanjang tahun ini, Bitcoin merosot 15%, hal yang sama juga terjadi pada indeks S&P 500 yang jeblok lebih dari 13%. Sebaliknya aset safe haven emas sepanjang tahun ini masih tercatat naik sekitar 2% bahkan sempat melesat lebih dari 13% dan nyaris memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa.

The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 0,75-1%. Berdasarkan data CME Group, probabilitas kenaikan tersebut hampir 100%.

Kenaikan tersebut akan menjadi yang terbesar dalam 22 tahun terakhir.

Tidak hanya menaikkan suku bunga, The Fed juga akan mengurangi nilai neracanya, sehingga likuiditas di perekonomian Amerika Serikat akan terserap lebih banyak, yang menjadi sentimen negatif bagi aset-aset berisiko.

Meski demikian, dalam 11 tahun terakhir Bitcoin selalu mencatat kinerja positif di bulan Mei sebanyak 7 kali dan melemah 4 kali, berdasarkan data dari Coindesk yang dikutip Forbes.

 

Sumber

Baca juga: Bitcoin Anjlok Lagi, Turun ke Level $42k

Tags: