Koin DeFi dikabarkan turun hingga mencapai 10% walau bitcoin mengalami apresiasi sekitar $400 dalam 24 Jam terakhir. Pergerakan ini dapat menjadi pertanda masih kuatnya korelasi negatif akibat bitcoin yang naik dalam beberapa hari terakhir bersama penurunan beberapa koin DeFi.

Koin DeFi Turun Bersama Apresiasi Bitcoin

Bitcoin akhir-akhir ini baru saja mengalami apresiasi yang cukup signifikan setelah turun ke $11.200 pekan lalu. Saat ini, bitcoin berhasil naik ke sekitar $11.750 dan mengalami apresiasi melewati $11.800 sebelum terkoreksi. Pergerakan ini membuat bitcoin mulai keluar dari korelasinya dengan beberapa aset konvensional seperti saham melalui cerminan dari Indeks S&P 500, emas, dan Dolar Amerika.

Beberapa analis percaya bahwa bitcoin dapat terus naik lebih tinggi dengan satu analis menekankan bahwa $12.000 merupakan batas yang penting. Hal tersebut dikarenakan $12.000 dapat menjadi pertanda awal jika berhasil dilewati yang akan membawa apresiasi ke atas $13.000. Daerah ini telah menjadi daerah yang penting sejak 2018 dan 2019.

Analis ini menyatakan bahwa $12.000 dan $13.000 memang sering menjadi daerah yang penting akibat pergerakannya dua tahun terakhir. Untuk saat ini, yang harus terjadi adalah pergerakan ke atas $13.000 sebelum terkoreksi kecil. Setelah terkoreksi dan bergerak terus di atas $13.000, kemungkinan akan terjadi apresiasi yang cukup tinggi.

Pergerakan Bitcoin

Korelasi Negatif Terus Terjadi

Hal yang sangat disayangkan adalah dalam apresiasi bitcoin ini, beberapa altcoins terlihat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Beberapa dari altcoins tersebut adalah koin dari DeFi yang terlihat turun sekitar 5% hingga 10% dalam 24 Jam terakhir. Nampaknya apresiasi saat ini hanya terfokus pada bitcoin akibat Ethereum juga terlihat mengalami penurunan.

Baca juga: Yearn.Finance Diprediksi Terus Naik Setelah Dorongan Beli Polychain

Contoh nyata dari penurunan ini adalah AAVE yang telah turun sekitar 10% dalam 24 Jam terakhir. Yearnf.Finance (YFI) juga mengalami penurunan sekitar 8,5% dalam 24 Jam terakhir. Sehingga nampaknya apresiasi ini benar-benar terfokus pada bitcoin yang juga menonjolkan sifat nyatanya sebagai aset yang kuat. Sentimen positif lainnya juga muncul dari Kepala Bank Sentral Amerika, Jerome Powell, yang menyatakan bahwa Amerika masih akan mempertimbangkan mata uang digital. Sehingga banyak investor yang percaya bahwa bitcoin akan terus maju perkembangannya sebagai mata uang.

Dilansir dari News BTC