Kabar Presiden Amerika bersama Ibu Negara yang dinyatakan positif Covid-19 baru saja menyebar. Akibatnya, kemungkinan besar, bersama dengan beberapa publikasi data yang akan dikeluarkan malam ini, Dolar Amerika (USD) akan terus tertekan oleh Yen Jepang (JPY)

Kabar Presiden Amerika Positif Covid-19 dan Publikasi Data

Presiden Donald Trump bersama istrinya Melania Trump baru saja menggemparkan dunia akibat kabar negatifnya bahwa mereka positif mengidap Covid-19. Kabar ini telah menyebar walau baru saja dipublikasi dan nampaknya akan membuat keresahan terhadap perekonomian Amerika, yang sampai saat ini juga masih lemah.

Kabar ini dapat berujung pada beberapa hal yang akan terdampak, seperti debat calon presiden yang dikabarkan akan ditunda. Akibat Donald Trump yang dikabarkan positif Covid-19, debat tahap keduanya yang rencananya akan terjadi tanggal 15 Oktober 2020, melawan Joe Biden, resmi ditunda. Hal ini menjadi negatif akibat memperpanjang masa ketidakpastian bagi perekonomian Amerika yang dampaknya sangat besar terutama bagi pasar keuangan.

Selain itu, akibat sentimen negatif ini, kepercayaan investor nampaknya mulai turun akibat ketidakpastian yang menjadi lebih besar sehingga, Dolar Amerika berpotensi terus tertekan. Kemudian, yang juga akan berdampak adalah publikasi data pada malam ini yang terbukti memiliki dampak yang besar terhadap sentimen perekonomian Amerika terutama Dolar Amerika.

Baca juga: Angka Pengangguran Amerika Akan Dipublikasi Besok! Potensi Menurun

Malam ini, beberapa publikasi data juga nampaknya akan menekan Dolar Amerika terutama terhadap salah satu mata uang safe-haven atau pengaman, yaitu Yen Jepang. Malam ini, pukul 19.30 WIB, data pendapatan sektor non-pertanian dan juga data pengangguran akan dipublikasi. Diprediksi bahwa pendapatan sektor non-pertanian diprediksi turun dan pengangguran diprediksi juga turun.

Tetapi, pada umumnya dampak dari data pendapatan data sektor non-pertanian akan lebih besar, sehingga mengingat adanya sentimen kondisi Kesehatan presiden yang terganggu, USD akan tertekan oleh JPY. Selain itu, data Michigan Consumer Sentiment Final, atau data kepercayaan masyarakat terhadap  perekonomian juga akan dipublikasi dan diprediksi akan positif.

Dolar Amerika Tertekan Oleh Yen

Namun, mengingat besarnya sentimen negatif saat ini, nampaknya investor akan menjauhi USD dan depresiasi akan kuat terutama terhadap JPY.

Pergerakan Harian USDJPY

Dapat dilihat bahwa sebelumnya USD telah berusaha menguat terhadap JPY dengan pergerakan beberapa hari terakhir yang menguat. Namun sayangnya, hari ini, setelah adanya kabar positif Covid-19 dari Donald Trump, USD mulai turun. Penurunan ini nampaknya akan terus terjadi mengingat pergerakan secara garis besar yang masih terlihat turun.

Penurunan ini didukung juga oleh pergerakan yang gagal melewati batas atas pada 106.030 pada akhir September 2020. Selain itu, indikator RSI juga terlihat mulai kembali ke zona jual dari zona netral yang umumnya mengindikasikan penurunan. Melihat sentimen yang beredar di sekitar USD, nampaknya Yen akan terus menguat sehingga membawa pergerakan USDJPY ke 104.498. Jika sentimen negatif terus terjadi, kemungkinan USD akan terus terdepresiasi dan membawa USDJPY ke 102.341 sebelum terus turun.

Tetapi, jika ternyata ada sentimen positif terhadap USD atau sentimen negatif dari JPY, maka USDJPY kemungkinan dapat naik. Target selanjutnya jika ingin naik adalah pada batas atas 106.030 yang harus dilalui sebelum naik lagi ke 107.279. Berikutnya, jika terus naik, maka targetnya berada pada 108.641 sebelum naik ke 109.719. Kemudian, jika berhasil naik target selanjutnya ada pada 111.280 dan kemudian 112.160. Namun nampaknya hal ini masih terlihat jauh dari mungkin mengingat kondisi perekonomian Amerika saat ini.

Tags: