Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mencatatkan kenaikan belakangan ini. Pada Senin, 15 Maret 2021, harga CPO kontrak pengiriman Juni 2021 di Bursa Derivatif Malaysia ditutup di 4.138 Ringgit per ton.

Harga CPO Naik

Harga tersebut meningkat 10,38% dibandingkan harga per akhir Februari 2021 yang berada di level 3.742 Ringgit per ton. Tetapi, keesokan harinya, harga CPO kontrak pengiriman Juni 2021 di Bursa Derivatif Malaysia kembali turun ke level 3.900 Ringgit per ton.

Analis Phillip Sekuritas, Michael Filbery, mengatakan, kenaikan harga CPO didukung oleh mengetatnya pasokan CPO di Malaysia akibat cuaca buruk. Mengutip data terakhir dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB), produksi CPO pada Februari 2021 turun 1,85% secara bulanan dan merosot 14,2% secara tahunan menjadi 1,1 juta ton.

Baca juga: Mulai Sekarang, Saham Terendah Bisa Mencapai Rp100 per Lot

Selain itu, persediaan produk substitusi CPO, yakni minyak kedelai juga masih terbatas sebagai dampak kekeringan di Amerika Serikat yang masih berlanjut. Kondisi ini meningkatkan harga minyak kedelai sehingga CPO juga terdampak, menurut Filbery.

Selain itu, kenaikan harga minyak mentah juga turut mengerek harga CPO. Sehingga, harga biodiesel yang merupakan campuran solar dan CPO menjadi lebih kompetitif.

Dari sisi permintaan, konsumsi CPO Malaysia ke depannya diperkirakan akan meningkat. Hal ini sejalan dengan rencana pemerintah Malaysia. Rencana tersebut adalah implementasi program B20 di Sabah pada Juni 2021 dan Semenanjung Malaysia mulai Desember 2021.

Filbery memprediksi, penguatan harga CPO masih dapat berlanjut hingga pertengahan kuartal kedua 2021. Michael pun menaikkan target harga rata-rata CPO sepanjang tahun ini ke level 3.000 Ringgit per ton, dari sebelumnya di 2.800 Ringgit per ton.

Saham TBLA Menjadi Rekomendasi

Walau akibat penurunan harga CPO kemarin mayoritas saham kelapa sawit turun, masih terdapat harapan positif secara jangka panjang. Semua ini disebabkan oleh faktor alam yang kemungkinan besar membuat harga CPO akan terus naik.

Salah satu saham yang masih terlihat positif adalah Tunas Baru Lampung Tbk. (TBLA) yang terlihat masih bergerak dalam zona apresiasi. Sehingga kemungkinan besar terdapat harapan positif juga mengingat pembukaan pagi ini yang terlihat naik dan memberikan wick cukup tinggi.

Pergerakan Harian TBLA

Batas bawah saat ini berada pada Rp962 yang kemungkinan dapat mendorong apresiasi kuat jika harga naik pada penutupan hari ini. Batas atas saat ini berada pada Rp1.001 hingga Rp 1.047 yang kemungkinan menjadi target selanjutnya.

Tapi jika pergerakan harga turun keluar dari zona apresiasi, kemungkinan harapan ini akan selesai dan tujuan berikutnya kemungkinan berada di Rp891.

 

Tags: