GBPUSD terlihat bergerak naik dalam jangka panjang, dan terlihat masih kuat akibat sentimen Brexit. Namun apresiasi ini terlihat mulai mencapai titik jenuh akibat secara garis besar ada potensi koreksi yang membuka potensi posisi short atau jual.

GBPUSD Potensi Short Akibat Beberapa Sentimen

Pasangan mata uang Pound Sterling (GBP) dan Dolar Amerika (USD) terlihat akan terus bergerak naik secara jangka panjang akibat beberapa sentimen. Salah satu sentimen ini adalah harapan baru di 2021 dan juga adanya Brexit.

Brexit yang sebelumnya masih rancu akibat tidak adanya kesepakatan, mulai mendekati kesepakatan akibat adanya persetujuan dari Uni Eropa. Uni Eropa dikabarkan akan mulai berkompromi dan menerima beberapa permintaan yang diajukan oleh Inggris dalam perjanjian Brexit.

Hal ini membuat harapan adanya perjanjian Brexit di 2021 menjadi lebih positif. Sehingga akibat adanya perjanjian ini, perekonomian Inggris dan Uni Eropa masih memiliki potensi tumbuh secara optimal.

Baca juga: Brexit Berlanjut, Tinggal 2 Hari Sebelum Tenggat Waktu

Jika Brexit tidak ada, kemungkinan besar pertumbuhan kedua perekonomian akan terhambat. Hal ini disebabkan akan adanya hambatan melalui perdagangan internasional yang mempersulit perdagangan antar negara Eropa, terutama dengan Inggris.

Selain itu, GBPUSD juga berpotensi terus naik dengan Dolar Amerika yang masih terus bertambah jumlah dan turun nilainya. Mengingat Dolar Amerika adalah aset pelindung, nampaknya daya tariknya di 2021 akan terus turun.

Harapan Baru 2021

Hal ini disebabkan di 2021, terdapat harapan bahwa perekonomian global akan membaik dan pulih dari covid-19 secara perlahan. Hasilnya, Dolar Amerika akan lebih sedikit dikejar akibat aset berisiko akan kembali berjaya.

Oleh karena itu, kemungkinan besar Dolar Amerika akan terus melemah terhadap Pound Sterling jika perekonomian global terus pulih. Oleh karena itu, dalam jangka panjang, GBPUSD akan terus bergerak naik.

Potensi Short Jangka Pendek GBPUSD Grafik Harian

Namun, layaknya pergerakan naik, akan selalu ada koreksi yang membuat pergerakan tersebut sehat. Saat ini, potensi koreksi tersebut terlihat pada GBPUSD yang membuat adanya potensi keuntungan dari posisi jual atau short.

Kemungkinan besar, posisi ini akan terbuka saat GBPUSD mencapai 1.36008 yang merupakan batas atas pergerakan naik. Akibat belum kuatnya sentimen pendukung apresiasi dalam jangka pendek, pergerakan nilai tukar akan turun ke 1.34172.

Dengan adanya stoploss pada 1.37373 dan target keuntungan pada 1.32532, terdapat potensi keuntungan dengan rasio 1:3. Mengingat target berikut adalah batas bawah pergerakan naik, kemungkinan besar setelah target tercapai nilai tukar akan terus bergerak naik kembali.

Tags: