Dolar Kanada masih terlihat melemah terhadap Yen Jepang walau depresiasi terlihat berkurang. Pergerakan ini dikabarkan bukan akibat fundamental Kanada, namun akibat Yen yang menguat.

Dolar Kanada Masih Melemah Terhadap Yen

Dolar Kanada (CAD) dikabarkan mengalami depresiasi terhadap Yen Jepang (JPY) yang telah terjadi sejak awal Juni 2020. Pelemahan ini dikabarkan bukan akibat dari fundamental negara Kanada, namun akibat menguatnya JPY dalam beberapa peran terakhir.

Hal ini disebabkan oleh data dari Kanada yang sejak Juni 2020 memperlihatkan data positif. Mulai dari data produk domestik bruto, data penjualan ritel, hingga data ketenagakerjaan, seluruh data memperlihatkan angka yang baik. Sehingga, pelemahan kemungkinan besar terjadi akibat JPY yang menguat.

Baca juga:  Regulator Forex di Cina Akan Mengawasi Investasi Ekuitas Swasta

Penguatan dari JPY yang terjadi selama beberapa pekan terakhir dikabarkan akibat dari Dolar Amerika yang melemah. Pelemahan ini telah membuat investor mencari aset pengaman lain dan JPY merupakan salah satu aset pengaman yang dituju. Oleh karena itu, JPY terlihat menguat akibat banyaknya permintaan dari investor.

Karena penguatan ini, Dolar Kanada mengalami pelemahan terhadap Yen yang nampaknya belum terlihat akan berakhir dalam waktu dekat.

Analisis Pergerakan CADJPY

Pekan lalu, Dolar Kanada (CAD) mengalami depresiasi terhadap Yen (JPY) dengan pasangan mata uang ini yang turun ke titik terendah selama 10 pekan pada 77.61. Namun, setelah penurunan tersebut, pergerakan terlihat naik, yang membuat pada pekan lalu pergerakan tertutup dengan candlestick doji yang menandakan ketidakpastian.

Pelemahan nampaknya terlihat akan berkurang dengan RSI yang mengalami peningkatan dari daerah 39 ke 49. Akibat peningkatan pada indikator RSI, ada kemungkinan CADJPY akan mengalami peningkatan yang menandakan apresiasi bagi Dolar Kanada.

Grafik Harian CADJPY 1/10/2018 – 3/8/2020

Grafik Harian CADJPY 2/6/2020 – 3/8/2020

Pada Jumat pekan lalu, CADJPY mengalami peningkatan ke daerah 78.68 hingga 80.54. Namun, pasangan mata uang ini gagal melewati pergerakan indikator moving average jangka waktu 50 hari. Oleh karena itu, ada pertanda bahwa CADJPY masih akan mengalami penurunan.

Jika terjadi penutupan harian dibawah zona pergerakan saat ini, kemungkinan harga akan turun ke 77.25 yang merupakan titik tertinggi Bulan Desember 2011. Di sisi lain, jika terjadi kegagalan dalam penutupan di bawah zona pergerakan saat ini, kemungkinan target selanjutnya akan naik ke sekitar 80.14.

Grafik CADJPY 4 Jam 10/6/2020 – 3/8/2020

Pada 27 Juli 2020, CADJPY mengalami pergerakan di bawah pergerakan naik saat ini yang berawal dari 22 Mei 2020 di titik 76.61. Pergerakan ini menandakan kemungkinan besar bahwa penurunan akan terjadi.

Sehingga, kesimpulannya adalah bahwa kemungkinan turun masih sangat besar namun jika penutupan terjadi di atas garis pergerakan ke atas, kemungkinan pergerakan akan naik. Oleh karena itu, jika terjadi pergerakan melewati 79.66, kemungkinan pergerakan akan naik ke 80.35. Namun jika harga turun melewati 78.28, target selanjutnya adalah pada 77.25.

Dilansir dari Daily FX

Tags: