Dolar Australia saat ini masih tertahan oleh batas atas pergerakannya secara teknikal mendekati data inflasi kuartal ketiga yang akan dipublikasi. Kemungkinan pergerakan untuk naik ataupun turun masih kuat akibat adanya dua sentimen.

Dolar Australia Potensi Dipengaruhi Sentimen

Pelonggaran pembatasan sosial di Victoria nampaknya akan mulai terlihat dengan tidak adanya kasus baru Covid-19 pertama kali sejak 9 Juni 2020. Melbourne juga mengalami penurunan yang kemungkinan membuat Dolar Australia berpotensi mengalami apresiasi. Tetapi, dengan masih adanya kasus tinggi di daerah Utara pedalaman, kemungkinan besar pembukaan pemulihan perekonomian masih akan tertunda. Namun, kabar baiknya adalah dalam 24 Jam terakhir, dari 2.100 masyarakat, belum ada kasus baru Covid-19.

Oleh karena itu, kemungkinan pada tanggal 27 Oktober 2020, diprediksi bahwa perekonomian akan kembali dibuka. Sehingga kemungkinan besar terdapat sentimen positif dari kabar tersebut yang dapat mendorong pergerakan Dolar Australia. Tetapi sayangnya, potensi ini juga diimbangi dengan potensi sentimen negatif dari Bank Sentral Australia yang nampaknya akan memperkuat kebijakan ekspansif bersama pembukaan ekonomi. Oleh karena itu, kemungkinan besar masih terdapat sentimen yang dapat membawa Dolar Australia untuk turun.

Selain itu, terdapat kemungkinan tambahan bahwa Bank Sentral Australia akan menetapkan kebijakan ekspansifnya melalui suku bunga acuan negatif. Hal ini disebabkan oleh pernyataan Asisten Gubernur, Christopher Kent, yang menandakan kesediaan bank sentral untuk menurunkan suku bunga di bawah 0. Namun, semua ini masih akan ditentukan oleh data inflasi yang akan dipublikasikan. Hal ini disebabkan oleh data inflasi yang menjadi acuan utama bank sentral dalam penerapan kebijakan moneter.

Potensi Pola Symmetrical Triangle

Dari sisi teknikal, Dolar Australia (AUD) kemungkinan akan melemah terhadap Dolar Amerika (USD) terutama jika data inflasi masih rendah. Pergerakan ini akan membawa AUDUSD turun dari penurunannya sejak September 2020 dari titik 0.7413. Hal ini disebabkan oleh tekanan beli yang tidak kuat untuk menembus batas pada 0.7131 dan 0.7143.

Pergerakan Harian AUDUSD

Dengan Indikator RSI yang gagal untuk keluar dari pergerakan turun dan Indikator MACD yang turun dari zona netral, kemungkinan besar pergerakan akan terus turun ke bawah. Namun, pola grafik memperlihatkan pola Symmetrical Triangle yang kemungkinan mendorong pergerakan naik. Selain itu, jika batas bawah pada 0.70 masih kuat, maka kemungkinan pergerakan akan terus naik ke atas.

Baca juga: Ukuran Lot Dalam Trading Forex, Apakah Penting?

Jika pergerakan terus naik ke atas, kemungkinan Dolar Australia akan terus menguat, membawa AUDUSD ke 0.7518. Jika titik tersebut berhasil dilewati, kemungkinan tujuan selanjutnya berada pada 0.7413 sebelum terus naik ke atas. Tetapi kemungkinan pergerakan ini terjadi jika data inflasi sudah tinggi sehingga kebijakan ekspansif tidak akan terlalu agresif yang meningkatkan nilai AUD.

Dilansir dari Daily FX

Tags: