Mengikuti Apresiasi dari Dogecoin, Ethereum Classic dan Bitcoin Cash naik cukup signifikan, yang membuktikan kejayaan crypto hasil fork masih ada.

Crypto Hasil Fork Mengalami Apresiasi

Tidak dapat dipungkiri bahwa Bitcoin dan Ethereum saat ini adalah dua mata uang crypto utama di dunia. Hasilnya, mereka telah menarik perhatian mayoritas investor, bahkan bukan hanya investor crypto namun juga pasar keuangan secara menyeluruh.

Nampaknya, akibat dominasi apresiasi kedua crypto tersebut beberapa pekan terakhir, hasil fork dari kedua jaringan tersebut mulai terimbas. Bitcoin Cash, yang merupakan hasil fork dari Bitcoin dan Ethereum Classic, yang merupakan hasil fork Ethereum, mengalami apresiasi signifikan.

Dalam beberapa pekan terakhir, kedua crypto ini telah memperlihatkan apresiasi yang cukup signifikan, bahkan membawanya ke harga tertinggi baru.

Bitcoin Cash (BCH) telah mengalami apresiasi sekitar 125% hanya dalam dua pekan antara 4 April 2021 hingga 16 April 2021.  Ethereum Classic (ETC) juga mengalami apresiasi sekitar 250%, membawanya ke harga tertinggi baru pada 16 April 2021.

Bitcoin Cash Mengalami Apresiasi

BCH mengalami apresiasi akibat permasalahan skalabilitas yang dibincangkan dalam komunitas Bitcoin. Sebagai hasil dari permasalahan tersebut, beberapa pihak terpecah dan menciptakan Bitcoin Cash.

Saat ini BCH memiliki tujuan untuk menjadi sistem pembayaran tunai secara peer-to-peer untukt ransaksi yang cepat dan biaya yang rendah.

Namun, apresiasi yang baru saja terjadi dikabarkan adalah akibat perhatian yang mendadak naik di awal Bulan April 2021. Salah satu teori yang beredar di pasar adalah, saat ini mayoritas investor mencari crypto yang sudah lama di pasar.

Baca juga: Grayscale Mendekati Posisi Pengelola Dana Komoditas Terbesar di Dunia!

Tujuan tersebut dilakukan untuk melihat valuasinya saat ini yang masih relatif rendah akibat tertinggal oleh banyaknya cypto baru. Oleh karena itu, mayoritas crypto lama saat ini mulai mengalami apresiasi kembali.

Dengan Bitcoin yang kembali berada di atas $61,000 dan tingkat hash-nya yang mencapai angka tertinggi baru, investasi terhadapnya terlihat mulai kurang terjangkau untuk investor kecil.

Oleh karena itu, saat ini kemungkinan besar mayoritas investor, terutama investor ritel, mulai mencari alternatif lainnya. Bitcoin cash menjadi salah satu alternatif tersebut, akibat juga terikat dengan Bitcoin dalam sejarah.

Ethereum Classic Sentuh Harga Tertinggi Baru

Ethererum Classic berawal pada 2016 akibat adanya hard fork yang terjadi di komunitas Ethereum, setelah adanya peretasan DAO. Walau Ethereum sudah terkenal akibat adopsinya yang cukup luas terutama akibat DeFi, saat ini terdapat permasalahan biaya.

Nampaknya akibat permasalahan tersebut, mayoritas investor mulai mencari alternatif terdekat dari Ethereum. Sehingga, mayoritas lari ke ETC untuk mendapatkan alternatif dari Ethereum, mengingat sejarahnya yang relatif dekat.

Saat ini biaya transaksi di ETC telah terlihat naik bersama dengan apresiasi harga dalam beberapa pekan terakhir. Hal tersebut disebabkan kenaikan dalam tingkat hash yang menjadi penyebab utama apresiasi ini.

Dengan banyaknya yang mencari alternatif dari kedua crypto terbesar dan mulai banyaknya investor baru di pasar crypto, BCH dan ETC masih memiliki potensi. Ke depannya kemungkinan besar BCH dan ETC masih akan terus naik, namun akan dipenuhi beberapa koreksi.