Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) dorong kebijakan ekspansif moneter melalui pernyataan dari gubernurnya, Adrian Orr.

Pernyataan ini kemungkinan besar dapat membuat pergerakan pasangan mata uang Dolar Selandia Baru dan Dolar Amerika (NZDUSD) bergerak turun.

Bank Sentral Selandia Baru Dorong Sektor Perumahan

Melalui pidatonya, gubernur bank sentral tersebut menyatakan bahwa bank sentral akan kembali mendorong kebijakan ekspansif moneter. Salah satu cara utamanya adalah mendorong sektor properti atau perumahan yang dirasa akan efektif.

Tujuan ini memiliki kerangka dasar yaitu untuk melawan kesenjangan dan juga kemiskinan yang menurut Orr adalah melalui sektor perumahan. Ia merasa bahwa saat ini harga perumahan perlu distabilkan untuk memberikan tempat tinggal yang layak dan terjangkau kepada masyarakat.

Baca juga: Korea Selatan Menetapkan Suku Bunga Acuan, Perekonomian Membaik

Rencana ini terlihat akan terjadi akibat tersusunnya beberapa langkah ke depan dengan kemajuan yang terus datang dari RBNZ. Sehingga nampaknya para pemegang jabatan di bank sentral tersebut sedang memiliki banyak dorongan positif untuk realisasi ini.

Rencana ini juga terlihat dipikirkan secara matang akibat gubernur RBNZ membatasi penggunaan utang untuk berpartisipasi di sektor perumahan. Hal ini untuk mencegah adanya potensi investasi berlebihan dan untuk stabilitasi pasar.

NZDUSD Berpotensi Turun

Dengan kebijakan ini, kemungkinan NZDUSD akan mulai bergerak turun karena kebijakan ini dapat menambah jumlah NZD yang beredar di perekonomian. Hal ini disebabkan kebijakan ekspansif yang datang di Selandia Baru, bersama Dolar Amerika yang terlihat berfluktuasi.

Sehingga kemungkinan besar pergerakan turun ini akan terjadi dalam jangka pendek, mengingat hari ini adalah hari Jumat. Hal ini disebabkan Jumat menjadi saat mayoritas trader menutup posisi sehingga dapat merubah pergerakan nilai tukar.

Pergerakan 1 Jam NZDUSD

Kemungkinan besar pergerakan turun ini akan terus terjadi terutama hari ini dengan RSI dan MACD yang berada di zona jual. Selain itu nilai tukar juga berada di bawah MA Cross yang menandakan adanya potensi pergerakan terus menurun.

Bersama dengan arah naik yang diperlihatkan pekan ini dan penurunan mendekati penutupan kemarin, kemungkinan besar tujuan turun ini akan terjadi. Target berikutnya kemungkinan berada pada $0.73449 sebelum menyentuh $0.73085.

Tags: