ANTM masih terlihat terus bergerak naik dalam harga akibat masih kuatnya sentimen positif di sekitar proyek baru baterai listrik. Proyek dengan nama Holding PT Indonesia Battery ini masih menjadi sentimen kuat akibat proyeksi nilai dan juga banyaknya kerja sama dengan investor asing.

ANTM Masih Lompat

Sejak Oktober 2020 Saham ANTM telah mengalami apresiasi yang cukup signifikan akibat banyaknya sentimen positif dari pabrik baterai listrik di Indonesia. Hingga saat ini, Saham ANTM hampir menyentuh apresiasi sekitar 80% sejak pertengahan Oktober 2020.

Walaupun sebelumnya sempat mengalami apresiasi di pertengahan Maret 2020, Saham ANTM belum memiliki dorongan yang kuat seperti saat ini. Hal ini disebabkan oleh apresiasi dari Bulan Maret yang juga sempat turun di awal Oktober.

Tetapi, setelah adanya kabar proyek mengenai baterai listrik untuk kendaraan bermotor berbasis listrik, Saham ANTM terlihat terus naik. Hal ini disebabkan oleh Antam yang menjadi salah satu peran penting dalam proyek tersebut.

Saat ini, proyek tersebut nampaknya akan terus berkembang akibat mulai adanya valuasi baru terhadap nilai proyek yang terlihat meningkat. Sebelumnya, proyeksi nilai dari proyek ini hanya $12 Milyar dan sekarang diproyeksi akan bernilai $20 Milyar.

Akibatnya, sentimen ini memberikan angin positif terhadap Saham ANTM bersama kabar akan adanya investor asing yang tertarik. Kabar tersebut berasal dari Investor Cina melalui Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) dan LG Chem Ltd dari Korea Selatan.

Apresiasi Harga Saham Diprediksi Terus Terjadi, Namun Terhambat

Kabar investor asing tersebut menjadi sentimen positif juga untuk harga saham, disebabkan tiga pemeran utama dari sisi Indonesia Battery adalah PLN, Pertamina, dan Antam. Oleh karena itu ke depannya diprediksi bahwa saham ANTM akan terus naik bersama proyek ini.

Pergerakan Harian ANTM

Walaupun begitu, nampaknya saat ini pergerakan harga sedang mengalami rintangan pada Rp 1.257 yang juga berperan sebagai batas atas. Hal ini disebabkan harga tersebut merupakan harga tertinggi sejak 2013.

Oleh karena itu, saat ini nampaknya harga berada di daerah baru yang sudah lama tidak dikunjungi sejak beberapa tahun yang lalu. Sehingga membuat apresiasi menjadi agak sulit akibat adanya juga kemungkinan koreksi di harga tertinggi tersebut.

Koreksi juga dapat dilihat dari Indikator MACD dan RSI yang terlihat mulai berada di zona overbought untuk RSI dan mulai turun dan terjadi cross untuk MACD. Sehingga, investor diharapkan untuk berhati-hati akibat adanya potensi koreksi ke Rp 1.152 kembali.

Baca juga: Agung Podomoro Land Cetak Penjualan Pemasaran Hingga 2,5 Triliun

Saat ini Rp 1.257 menjadi penentu karena jika berhasil tertutup di atas batas tersebut hari ini, saham kemungkinan akan terus naik. Tetapi, jika turun di bawah Rp 1.152, kemungkinan tujuan selanjutnya berada pada Rp 1.048 dan juga mungkin dapat kembali ke Rp 939.

Tetapi nampaknya hal tersebut sangat kecil kemungkinannya akibat masih kuatnya sentimen positif di sekitar Antam. Oleh karena itu, saat ini investor disarankan memperhatikan apakah ANTM berhasil menutup di atas Rp 1.257 untuk mengambil langkah.

Tags: