Sepanjang tahun 2020 lalu, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,3 triliun. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BNII, menyepakati sebesar 20% laba bersih dibagikan sebagai dividen tunai.

Keputusan RUPST BNII

Dana tersebut berarti total maksimal dana sebesar Rp253,27 miliar, atau sekitar Rp3,32 per saham dalam dividen. Sisanya sebesar 78,46% atau Rp993,56 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan.

Sekitar 1,54% dari laba atau Rp19,52 miliar dikabarkan akan digunakan sebagai cadangan umum perseroan.

Taswin Zakaria, Presiden Direktur BNII menyatakan meski di tengah pandemi Covid-19, BNII masih tetap membukukan kinerja yang baik. Hal tersebut ditandai dengan pendapatan biaya yang tetap tumbuh di tahun 2020.

Pertumbuhan ini dikontribusikan oleh pendapatan dari global market, wealth management dan bancassurance. Di saat yang sama, pembatasan kegiatan masyarakat dan kebijakan social distancing  telah mengubah perilaku konsumen untuk lebih mengandalkan transaksi secara online.

Hal ini berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan digital banking BNII menurut pihak resmi dari perseroan. Selain menetapkan besaran dividen yang bakal diberikan kepada pemegang saham, RUPST juga disepakati untuk menentukan direksi dan komisaris baru

Terdapat Direksi Baru

Rapat menunjuk David Formula sebagai Direktur Perseroan dan Putut Eko Bayuseno sebagai Komisaris Independen. Keputusan berlaku efektif setelah diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan dengan masa jabatan sampai penutupan RUPST 2024.

Menurut perseroan, menghadapi tantangan perbankan ke depan, khususnya terkait perbankan digital, terdapat keperluan menambah satu Direktur. Sebab, ia akan fokus pada pengembangan dan penerapan teknologi digital.

Baca juga: ANTM Terbang Bersama Sentimen Positif dari Kementerian BUMN

Hal ini bertujuan agar layanan digital banking mampu menjawab kebutuhan dan ekspektasi nasabah. Hal tersebut juga dikarenakan adanya kebutuhan seiring perkembangan zaman, menurut pihak perusahaan.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Maybank Indonesia yang baru adalah sebagai berikut,

Dewan Komisaris:

Presiden Komisaris : Datuk Abdul Farid Bin Alias,

Komisaris : Edwin Gerung,

Komisaris : Datuk Lim Hong Tat,

Komisaris Independen : Budhi Dyah Sitawati

Komisaris Independen : Achjar Iljas,

Komisaris Independen : Hendar,

Komisaris Independen : Putut Eko Bayuseno.

Dewan Direksi:

Presiden Direktur : Taswin Zakaria,

Direktur : Thilagavathy Nadason,

Direktur : Irvandi Ferizal,

Direktur : Effendi Hengki,

Direktur : Muhamadian Rostian,

Direktur : Widya Permana,

Direktur : Steffano Ridwan,

Direktur : Ricky Antariksa,

Direktur : David Formula.

 

Tags: