Salah satu pendiri BitMEX, Ben Delo, telah mengaku tidak bersalah setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di New York, Amerika Serikat.

Pejabat BitMEX Menyerahkan Diri

Menurut Bloomberg, Delo dipertanyakan secara daring oleh salah satu hakim besar Amerika bernama Judge Sarah L. Cave pada 15 Maret 2021. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah dan berhasil meyakinkan hakim.

Sehingga, saat ini ia telah dibebaskan dengan pernyataan bahwa ia tidak bersalah namun perlu membayar biaya pelepasan sebesar $20 Juta.

Denda tersebut diberikan agar ia dapat menunggu di daerahnya yaitu di Inggris sembari menunggu pengadilan resmi. Penyerahan diri tersebut dilakukan sebagai bagian dari negosiasi kerja samanya dengan pemerintah Bulan Februari 2021.

Semua kesepakatan telah dikordinasikan dengan FBI dan Polisi Perbatasan Amerika untuk mengizinkan keluar masuknya Delo ke Amerika. Namun, saat ini, ia masih memiliki larangan untuk kembali ke tempat tinggalnya, di Inggris.

Masih Membela Diri

Delo dan rekan kerjanya seperti Athur Hayes, Samuel Reed, dan Greg Dwyer saat ini dituduh atas mengoperasikan platform perdagangan yang tidak berizin. Selain itu, mereka juga dituntut atas pencucian uang oleh yang berwenang.

Delo adalah pejabat kedua dari BitMEX yang berhadapan dengan pihak berwenang. Hal tersebut disebabkan sebelumnya mantan CTO, Samuel Reed telah ditangkap pada Oktober 2020. Reed telah dibebaskan setelah membayar denda $5 Juta dan setuju untuk kerja sama dengan pemerintah.

Baca juga: Bitcoin Sentuh Harga Tertinggi! Pertanda 2021 Positif?

Arthur Hayes, mantan CEO dari BitMEX, saat ini sedang berada di Singapura namun tetap setuju untuk kerja sama dengan pemerintah. Ia juga telah menyatakan untuk menyerah dan bekerja sama dengan pemerintah akibat pertemuan di Hawai pada 6 April.

Menurut transkrip dari percakapan pada pengadilan sebelumnya di 16 Februari 2021, pengacara untuk pemerintah Amerika, Jessica Greenwood menyatakan hal penting. Hal tersebut adalah pernyataan bahwa para pihak yang dituntut telah menolak untuk menyerahkan dirinya.

Namun, saat ini mereka masih setuju untuk terus bekerja sama dengan pemerintah untuk mengikuti prosedur hukum. Tetapi, BitMEX masih akan terus membela dirinya akibat merasa benar.