Raksasa Wall Street, Goldman Sachs menyatakan bahwa keuntungan yang didapatkan dari investasi Bitcoin telah membuat mayoritas pasar kagum. Pergerakan ini terlihat naik secara signifikan selama Tahun 2020 dan diprediksi akan mengalami hal yang sama pada Tahun 2021.

Goldman Sachs, Bitcoin Bejaya 2021

Menurut laporan dari CoinDesk, perusahaan tersebut telah menggunakan Bitcoin sebagai salah satu aset yang dipercaya. Goldman Sachs telah memasukkan Bitcoin ke peringkat mingguan aset dengan keuntungan tertinggi pada akhir Januari 2021.

Dukungan ini terlihat saat Bitcoin mulai bergerak mencapai daerah $40.000, dan ternyata Goldman Sachs terbukti benar. Hal ini disebabkan adanya apresiasi di Bulan Februari yang membuat aset ini mencapai harga tertinggi barunya.

Menurut laporan tersebut, Bitcoin telah mengalahkan beberapa aset seperti emas, minyak, saham, dan beberapa aset komoditas lainnya di 2021. Laporan tersebut juga menyatakan bahwa investasi Bitcoin sudah mencapai 70% pada 4 Maret 2021.

Angka keuntungan tersebut telah berhasil mengalahkan beberapa aset komoditas seperti sektor energi. Sektor energi merupakan sektor dengan komoditas yang mayoritas menguntungkan, namun masih kalah di peringkat kedua akibat Bitcoin dengan keuntungan 35%.

Aset Lain Kalah Jauh

Laporan tersebut juga menyatakan beberapa alasan mengapa Bitcoin telah berhasil mengalahkan aset lain secara signifikan di tahun ini. Selain itu, laporan juga menyatakan alasan mengapa Bitcoin akan terus mengalahkan aset lain di 2021.

Salah satu alasannya adalah tekanan jual di pasar saham yang terlihat signifikan dari indeks S&P 500 yang terlihat hampir menyentuh nol dalam keuntungan. Selain itu, walau sektor energi mulai bangkit, keuntungannya belum mengalahkan Bitcoin yang berjaya.

Baca juga: Miliuner Mark Cuban Percaya Crypto Ini Bisa Naik 1.900%!

Emas juga masih terlihat memberikan keuntungan yang sangat turun dibandingkan dengan Bitcoin. Menurut CoinDesk, hal ini terjadi akibat perpindahan dana dari emas ke Bitcoin yang membuat apresiasi 70% Bitcoin bersama depresiasi 20% dari emas.

Laporan ini mengikuti pernyataan dari COO Goldman Sachs yang menyatakan kepada Reuters bahwa perusahaan sedang mendalami Bitcoin. Menurut survei dari Goldman Sachs, 40% dari pengguna jasa berskala besar sedang mendalami kemungkinan investasi Bitcoin dan crypto.

Sehingga kemungkinan besar prediksi bahwa Bitcoin akan terus naik di 2021 menjadi semakin lebih besar. Terutama dengan dukungan dari Goldman Sachs itu sendiri yang berencana membeli Bitcoin.

Tags: