Elon Musk kembali berulah lagi setelah menyebut DOGE sebagai “koin masyarakat” di Twitternya. Pernyataan tersebut dibuat bersama dengan penghapusan tulisan Bitcoin dari bio Twitter pribadinya.

Akibatnya harga DOGE naik secara signifikan beberapa hari terakhir ini dan terus terlihat membentuk harga tertinggi baru bersama apresiasinya ke peringkat 10 dalam kapitalisasi pasar crypto terbesar.

Elon Musk Berulah Lagi

Menjadi orang terkaya di dunia, Elon Musk memiliki kekuatan untuk mempengaruhi persepsi orang lain terhadap suatu hal yang menyangkut inovasi.

Pernyataan ini terbukti benar akibat cuitannya di Twitter yang mendukung DOGE dan kemudian mendorong harganya naik.

Sebelumnya, Elon Musk juga melakukan hal yang sama terhadap Bitcoin dimana ia membuat pernyataan mendukung dan menulis #bitcoin pada bio Twitternya.

Akibat dari perilaku tersebut, harga Bitcoin terlihat naik dari $32.000 ke sekitar $34.000 dalam waktu yang relatif singkat.

Sayangnya apresiasi tersebut tidak bertahan lama akibat Kamis pekan lalu, ia menghapus tulisan Bitcoin tersebut dan kembali mendukung Dogecoin.

Ia menulis beberapa cuitan di Twitter yang intinya mendukung DOGE untuk terus naik dengan beberapa pernyataan seperti lelucon dan opini seperti menyatakan bahwa DOGE adalah koin milik masyarakat.

Musk menyadari bahwa dampak dari pernyataannya adalah sebuah sentimen yang signifikan untuk mendorong harga DOGE naik.

Mulai Menjaga Omongan

Oleh karena itu, Musk menyatakan ke depannya ia akan lebih menjaga pernyataannya agar tidak terlalu mendisrupsi pasar crypto.

Ia menyadari dampak yang ia miliki dengan pernyataannya yang intinya ingin membuat seluruh pasar lebih aman dan tidak terlalu volatil akibat dirinya.

Hal ini disebabkan ia sadar apa dampak negatif yang bisa dihadapinya jika ia terus membuat pernyataan yang membuat pasar bergerak secara volatil.

Baca juga: Setinggi Ini Bitcoin Dapat Bergerak Naik Jika Pergerakan 2017 Terulang

Pada Tahun 2019, sebagai contohnya, ia mendapatkan teguran dari Securities and Exchange Commission (SEC) setelah mengeluarkan cuitan di Twitter.

Cuitan tersebut berisi kondisi keuangan dan operasional Tesla yang kemudian membuat saham Tesla naik secara signifikan.

Secara regulasi, Elon Musk tidak diperkenankan untuk melakukan hal tersebut akibat dapat mendisrupsi pasar keuangan.

Saat ini hal yang sama nampaknya menjadi pertimbangannya sehingga ke depannya ia akan lebih berhati-hati dalam Twitternya.