Bitcoin (BTC) mendapat kenaikan lebih dari 7%, walaupun proses pengadilan Craig Wright dan Kleimaan masih berjalan.  Di tanggal 6 Februari lalu, Untuk pertama kalinya Bitcoin SV (BSV) mendapatkan kenaikan harga lebih dari 7% mencapai lebih dari 300 USD  sejak akhir Januari. Dilansir dari Decrypt.co, BSV menyentuh harga 304 USD, setelah menambahkan hampir setengah miliar dolar untuk penjualan pada sehari sebelumnya.

Baca juga: Rekor Harga Bitcoin di Paruh Pertama 2020 Sentuh Angka Rp138 Juta

Mengikuti harga terbaru, saat ini BSV berada di urutan kedua untuk performa terbaik pada kapitalisasi pasar cryptocurrency. Hali ini menyamai dengan Ethereum (ETH). Walaupun BSV memiliki perkembangan yang baik belakangan ini, di bulan lalu kondisi Bitcoin SV sangat tak menentu. Bersamaan dengan perkembangan kasus pengadilan Craig Wright vs Kleimann, para investor awalnya percaya pada bukti tak terbantahkan Wright, jika ia mampu mengakses Bitcoin sebesar 8 miliar USD, dan mengklaim dirinya sebagai pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto.

BSV Memompa Lebih dari $400

Karena munculnya berita tersebut,  BSV memompa lebih dari 400 USD bulan lalu. Namun, belakangan, muncul berita bahwa Wright tidak dapat membuktikan bahwa ia bisa mengakses dana, ini menyebabkan Bitcoin SV kehilangan beberapa keuntungan.

Setelah Bitcoin Cash (BCH) keluar dari posisi keempat di Top Cryptocurrency. Bitcoin SV kembali ke tempat kelima setelah kehilangan lebih dari sepertiga nilainya dalam kurun waktu tiga hari pada pertengahan bulan Januari. BSV masih memegang posisi kelima dalam cryptocurrency terbesar dengan tingkat kapitalisasi pasar lebih dari 5,5 miliar USD. Dengan demikian, Bitcoin SV bukanlah satu-satunya cryptocurrency yang mengalami pertumbuhan kuat. Hampir semua aset besar bekerja dengan baik, dengan pasar cryptocurrency global naik sebanyak 3%.

Sumber