Peningkatan drastis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjadi pada perdagangan pada Selasa Sore. IHSG mengalami peningkatan sebesar 1,79% atau 82,60 poin ke angka 4.706,49 berdasarkan data dari investing.com hingga pukul 15.15 WIB. Sektor industri dasar terbilang paling populer.

CNN Indonesia melaporkan 143 saham bergerak melemah, 262 naik, dan 137 lainnya masih diam ditempat pada penutupan kali ini. Sementara itu, mayoritas indeks sektoral menguat dipimpin oleh sektor industri dasar sebesar 4,8%. Industri dasar menyediakan materian dasar atau setengah jadi yang masih akan melalui beberapa tahapan pengolahan pada sektor perekonomian lainnya. Di masa pandemi ini sepertinya para investor lebih memilih untuk berinvestasi pada sektor-sektor yang memang krusial.

Total (PA:TOTF) nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat mencapai Rp 5,76 triliun sebut Investor Daily Selasa. Selain itu, investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) di semua pasar sebesar Rp 527,65 miliar.

Fluktuasi Saham Di Asia

Indeks Bursa Asia Kompas juga mengalami penguatan seperti yang diberitakan pada hari ini. Indeks Nikkai 225 meningkat 3,13 %, diikuti oleh indeks Strait Times Singapura yang juga turut meningkat sebesar 2,3%. Selain itu, indeks komposit Shanghai juga naik sebesar 1,59% dan Hang Seng Hong Kong juga meningkat sebesar 0,56%.

Baca juga: Pergerakan Saham Beberapa Perusahaan Terkemuka dalam Satu Jam

Bursa Kawasan Asia nampaknya cukup kompak dengan mengalami penguatan serentak. Kondisi ini ditunjukkan oleh indeks Kospi Indeks di Korea Selatan berada pada zona hijau sebesar 1,72%. Sejalan dengan itu, Nikkei 225 di Jepang juga melesat 3,13% dan Hang Seng Composite di Hong Kong naik 0,76%.

Top Gainer IHSG perdagangan Selasa dipimpin Envy Technologies Indonesia Tbk PT (ENVY) naik 34,52%, Malindo Feedmill Tbk (JK:MAIN) naik 24,49% dan Gunung Raja Paksi (GGRP) naik 24,44%.

Sedangkan catatan terburuk ditorehkan pada hari ini yaitu Intraco Penta Tbk (INTA) turun 6,98%, Indonesia Pondasi Raya Tbk PT (IDPR) turun 6,94% dan Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah PT (JK:BTPS) turun 6,93%.

Meski tidak semuanya mengalami peningkatan, tapi secara umum indeks saham khususnya di kawasan Asia mulai menunjukkan penguatan yang serempak. Sektor industri dasar menjadi penopang utama peningkatan indeks saham di wilayah Asia. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan terjadinya fluktuasi harga di masa depan.

Tags: