Beberapa saham sektor unggas, seperti JPFA, CPIN, dan MAIN, mengalami peningkatan yang cukup signifikan beberapa bulan terakhir. Peningkatan ini terlihat dari Bulan April untuk saham CPIN dan MAIN, dan Bulan Mei untuk JPFA. Menurut Analis ini beberapa alasan dari peningkatan tersebut.

Pergerakan Saham Sektor Unggas

Dalam lebih dari satu bulan terakhir, saham di beberapa perusahaan yang bergerak di sektor unggas mengalami peningkatan. Saham dari perusahaan seperti PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA), PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN), dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) mengalami peningkatan selama hampir lebih dari satu bulan terakhir. Hingga penutupan Selasa 23 Juni 2020, JPFA mengalami peningkatan lebih dari 36%, CPIN lebih dari 19%, dan MAIN lebih dari 18% dalam satu bulan terakhir.

Baca Juga: Saham PZZA (Pizza Hut) Bagi Dividen Lebih Besar Dari Tahun Lalu!

Alasan Menurut Analis

Panin Sekuritas menyatakan bahwa ada beberapa alasan yang mendorong pergerakan harga ini. Salah satunya adalah perbaikan harga penjualan produk unggas seperti ayam broiler dan ayam usia di bawah 10 hingga 14 hari (day old chicken) di tingkat peternakan. Perbaikan harga ini membuat harga unggas ini menjadi naik, sehingga produsen lebih diuntungkan. Kenaikan harga ini juga didukung oleh berkurangnya pasokan kedua produk tersebut di pasar.

Namun, untuk melihat pergerakan kedepannya, perlu ada konfirmasi dari ketiga perusahaan ini dalam kinerjanya di kuartal dua tahun 2020. Konfirmasi ini akan terlihat melalui laporan keuangannya. Sehingga untuk melihat pergerakan kedepannya, harus memastikan melalui laporan keuangannya. Hal ini disebabkan masih adanya ketidakpastian akibat virus Covid-19, sehingga kinerja kuartal satu masih belum bisa menjadi cerminan pergerakan kedepannya.

Tetapi, jika harga unggas tetap stabil, ada kemungkinan besar bahwa ketiga perusahaan tersebut dapat terus mengalami peningkatan dan melanjutkan pergerakan ke atas dalam harga sahamnya. Hal ini disebabkan oleh harga tersebut yang dapat memperbaiki keuntungan dari beberapa perusahaan ini di tahun 2020 hingga 2021. Namun, walau terdapat sentimen positif dari harga, pergerakan perusahaan kedepannya masih juga akan bergantung terhadap permintaan pasar. Mengingat masih besarnya dampak Covid-19 yang menyebabkan penurunan dalam permintaan, perusahaan harus lebih siap. Lebih siap dalam konteks ini adalah siap dalam melakukan penyesuaian dengan keadaan pasar sehingga menghasilkan kinerja yang terbaik di 2020 hingga 2021. Karena dengan perbaikan tersebut, perusahaan-perusahaan ini dapat melakukan pemulihan dari adanya Covid-19 dan juga tekanan harga pada periode sebelumnya.

 

 

Tags: