El Salvador Borong Bitcoin Lagi!

El Salvador baru saja menambahkan Bitcoin senilai $415,5 juta (Rp 225,6 miliar) ke neracanya. Pembelian tersebut dilakukan saat aset kripto terbesar saat ini masih melanjutkan penurunan.

Dalam sebuah tweet Senin (9/5) Presiden El Salvador, Nayib Bukele, mengungkapkan negara tersebut menambahkan 500 Bitcoin lagi ke kas pemerintah.

Ini adalah pembelian koin terbesar El Salvador sejak pertama kali mulai menambahkan mata uang digital ke neraca pada September 2021. Bulan yang sama saat menjadi negara pertama yang mengadopsi bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di samping dolar AS.

Bitcoin turun lebih dari 8% dalam 24 jam terakhir dan turun hampir 55% dari level ATH November 2021. El Salvador membeli Bitcoin dengan harga rata-rata $30.744, menurut tweet Bukele.

Saat ini, cadangan total negara tersebut mencapai 2.301 Bitcoin, berdasarkan data yang dilacak oleh Bloomberg.

Ini adalah aksi buying the dip terbaru selama sembilan bulan terakhir, di mana Bukele telah mengaitkan nasib politiknya dengan keberhasilan eksperimen Bitcoin negara itu. Bukele nampaknya harus bertaruh banyak karena kondisi pasar kripto saat ini sedang terjun bebas.

Baca juga: El Salvador Membeli 150 BTC Pada Saat Penurunan Kemarin

Selama berbulan-bulan, Dana Moneter Internasional (IMF) telah meratapi eksperimen Bitcoin Bukele. Pada Januari, IMF mendorong El Salvador untuk membuang bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

Direktur IMF menekankan ada risiko besar yang terkait dengan penggunaan bitcoin pada stabilitas keuangan, integritas keuangan, dan perlindungan konsumen, serta kewajiban kontinjensi fiskal terkait.

Laporan tersebut, yang diterbitkan setelah pembicaraan bilateral dengan El Salvador, kemudian “mendesak” pihak berwenang untuk mempersempit ruang lingkup undang-undang bitcoinnya dengan menghapus status bitcoin sebagai uang legal.

El Salvador telah mencoba sejak awal 2021 untuk mendapatkan pinjaman USD 1,3 miliar dari IMF. Upaya tersebut telah memburuk karena pertikaian bitcoin ini.

Bagian dari pergerakan nasional El Salvador ke bitcoin juga melibatkan peluncuran dompet virtual nasional bernama Chivo yang menawarkan transaksi tanpa biaya dan memungkinkan pembayaran lintas batas cepat.

Untuk negara di mana 70 persen warganya tidak memiliki akses ke layanan keuangan tradisional, Chivo dimaksudkan untuk menawarkan kemudahan bagi mereka yang belum pernah menjadi bagian dari sistem perbankan.

 

Sumber

Baca juga: Bukele Memperingatkan AS: Jauhi Urusan Dalam Negeri Kami