Bitcoin adalah aset digital dan sistem pembayaran dengan kapitalisasi pasar sekitar $180 miliar per September 2019. Bitcoin dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu mata uang digital paling sukses yang pernah dibuat. Kenaikan harganya sejak diluncurkan pada tahun 2009 meninggalkan miliaran dolar untuk diperebutkan bagi hampir semua orang, jadi wajar saja jika cryptocurrency ini menciptakan jutawan yang begitu beragam dan mengejutkan.

Dilansir dari Investopedia Berikut ini ada nama-nama yang berpredikat sebagai jutawan Bitcoin dan cryptocurrency.

Barry Silbert

Barry Silbert adalah Chief Executive Officer dan pendiri Digital Currency Group. Misi perusahaan adalah untuk mempercepat pengembangan sistem keuangan global, dan menyelesaikan misi ini dengan membangun dan mendukung perusahaan Bitcoin dan blockchain. Dalam transaksi baru-baru ini, Digital Currency Group mengakuisisi CoinDesk.

Baca juga: Pasar Bullish Bitcoin Bisa Berhenti jika Bitcoin Dibawah $10.000

Perusahaan ini telah berinvestasi di lebih dari 100 perusahaan yang berhubungan dengan Bitcoin dan merupakan perusahaan terkemuka di dunia untuk berinvestasi di perusahaan yang berhubungan dengan Bitcoin, memberi Barry Silbert julukan “The King of Crypto.”

Perusahaan Silbert juga memiliki Genesis, sebuah firma perdagangan yang berfokus pada mata uang digital, dan Grayscale, sebuah perusahaan yang berfokus pada investasi mata uang digital. Silbert juga memulai Bitcoin Investment Trust (OTC: GBTC), dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang melacak harga Bitcoin.

Blythe Masters

Blythe Masters adalah mantan Managing Director di J.P. Morgan Chase & Co. Jutawan Bitcoin ini juga merupakan mantan CEO dari Digital Asset Holdings (DAH). Perusahaan yang membangun alat pemrosesan berbasis enkripsi yang meningkatkan efisiensi, keamanan, kepatuhan, dan kecepatan penyelesaian perdagangan sekuritas, khususnya Bitcoin. Pada Mei 2018, DAH mengadakan kemitraan yang menguntungkan dengan Google Cloud, menghadirkan alat perusahaannya kepada pengembang sehingga mereka tidak perlu mengkodekannya dari awal.

Digital Asset Holdings berupaya menerapkan teknologi blockchain ke aktivitas khas Wall Street. Perusahaan telah mengumpulkan lebih dari $150 juta dalam pendanaan dan, yang menarik, klien pertamanya adalah J.P. Morgan Chase, yang telah menguji teknologi blockchainnya sendiri sebagai cara yang mungkin untuk menyelesaikan transaksi dengan lebih cepat. Banyak orang mengira Masters memberi Bitcoin sebagai legitimasi dengan Digital Asset Holdings, mengingat reputasinya di masa lalu di Wall Street, di mana ia naik menjadi Managing Director JP Morgan Chase pada usia 28. Pada Oktober 2018, perusahaannya mengoperasikan enam kantor di tiga benua.

Dan Morehead

Dan Morehead adalah pendiri Pantera Capital, investasi pertama di dunia yang berfokus secara eksklusif pada cryptocurrency. Pada 2013, Pantera meluncurkan dana crypto pertamanya dan, pada akhir 2018. Ia adalah salah satu pemilik institusional cryptocurrency terbesar. Dana tersebut telah memberikan pengembalian lebih dari 24.000% bagi investor sejak debutnya. Investasi mereka di perusahaan terkait mata uang kripto berkisar dari bursa dan perusahaan investasi, seperti Polychain Capital dan Bitstamp, hingga layanan perdagangan koin, seperti Augur.

Seorang mantan pedagang Goldman Sachs, Morehead juga merupakan kepala perdagangan makro dan CFO di Tiger Management. Morehead ada di dewan Bitstamp, pertukaran perdagangan cryptocurrency yang digunakan oleh CME sebagai input untuk harga spot.

Tyler dan Cameron Winklevoss

 

Tyler dan Cameron Winklevoss mempertaruhkan jutaan dolar yang mereka peroleh setelah menyelesaikan gugatan Facebook. Mereka menjadi milyarder pertama dari lonjakan harga Bitcoin di akhir tahun 2017. Mereka mengklaim memiliki sekitar 1% dari semua Bitcoin yang beredar dan telah merancang sistem yang rumit untuk menyimpan kunci pribadi mereka untuk aset mereka.

Baca juga: 5 Faktor Penentu Harga Bitcoin di 2021

Si kembar Winklevoss berfokus  membangun ekosistem untuk menarik investor institusional dan pedagang harian ke cryptocurrency. Mereka  pun bursa mata uang kripto yakni Gemini. Pertukaran ini digunakan untuk menetapkan harga spot Bitcoin untuk kontrak berjangka di Chicago Board Options Exchange (CBOE). Winklevoss bersaudara juga mengajukan permohonan untuk mendirikan ETF Bitcoin agar cryptocurrency dapat diakses oleh investor ritel, tetapi, pada pertengahan 2019, telah ditolak oleh SEC untuk kedua kalinya.

Michael Novogratz

Miliarder Michael Novogratz telah menginvestasikan sekitar 30 persen dari kekayaannya dalam cryptocurrency. Dia mulai berinvestasi pada tahun 2015 dan mengumumkan $ 500 juta cryptofund, yang mencakup $ 150 juta dari kekayaannya sendiri, pada tahun 2017. Novogratz juga telah menjadi pakar terkemuka pada pergerakan harga Bitcoin, setelah memperkirakan prediksi harga Bitcoin di masaa depan sebesar $ 40.000 pada akhir 2018, yang sayangnya tidak terbukti.

Baca juga: Bitcoin Diprediksi Menyentuh $20.000

Itu dia lima orang yang menyandang status sebagau  jutawan Bitcoin. Mayoritas dari jutawan tersebut adalah mereka sudah menyadari jika Bitcoin bisa bernilai di masa depan, sehingga diawal-awal kemunculan Bitcoin mereka memberanikan diri untuk beli Bitcoin. Mereka juga membuka bisnis terkait dengan Bitcoin dan crypto yang bisa meningkatkan adopsi Bitcoin di kalangan luas.

Tags: