Dilansir dari Contelegraph harga Bitcoin kembali ke $10.000 yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan volume perdagangan dan dorongan di atas resistance kunci. Bitcoin (BTC) hari ini rally 5,78% ke tertinggi harian $9,398 sebelum pullback untuk berkonsolidasi ke kisaran $9.300. Adanya pergerakan naik yang kuat mendorong BTC melalui zona resistance $8.800 – $8.930.  Harga BTC pulih sebesar 14,48% sejak koreksi halving day yang menurunkan harga ke $8.122.  Hal tersebut membuat para pedagang mengincar $9.200 sebagai support. 

Bitcoin perlahan-lahan kembali ke $10.000. Oleh karena itu, zona $9.300 ke $9.400 bisa menjadi titik yang sulit yang mana resistance akan memicu pengujian ulang tingkat resistance sebelumnya di $9.200 dan $9.061 di mana Fibonacci Retracment 78,6% berada. 

Di time frame per jam, ada bullish flag yang terbentuk. Hal itu terjadi karena flagpole ada di lonjakan yang tinggi dan konsolidasi sekarang disertai dengan penurunan volume perdagangan. Harga mungkin akan terus konsolidasi di zona $9.260-$9.333 selama beberapa jam mendatang. Dan di situ ada high volume node VPVR yang selaras dengan pangkal bendera (flag).

Descending trend line dari tanggal 7 Mei di $10.070 tetap overhead dan ada resistance di trend line dua kali selama sesi hari ini. Rally hari ini membawa harga di atas ascending channel dan ada support di bagian atas channel. Penurunan di bawah $9.300 membuat harga kembali di channel dan meningkatkan kemungkinan harga turun ke MA-20 di $9.180. Jika bulls mampu mendorong harga di atas level $9.400, maka target berikutnya di $9.750.

Baca juga: Reaksi Pasar Kripto Saat Halving Bitcoin 2020 Usai

Kepercayaan Inverstor Membaik

Dari laporan minggu ini oleh Cointelegraph, BTC pulih dengan cepat 14,48% dari $8.122. Hal itu disertai dengan penurunan tajam dalam volatilitas tersirat (implied volatilitas) digital aset.

Menurut kontributor Cointelegraph, Marcel Pechman, penurunan volatilitas tersirat hanya menggambarkan skenario bahwa para pedagang mengantisipasi harga yang akan naik atau turun selama dan setelah event sehingga terjadi lonjakan jangka pendek. 

Pechman menambahkan,

“Volatilitas tersirat mencapai level puncak berarti opsi pasar premium melonjak. Artinya, pasar mengenakan biaya yang lebih tinggi untuk asuransi dan berlaku dua arah untuk opsi call (bullish) dan put (bearish).”

Dikarenakan halving sudah berlalu, volatilitas gergaji (whipsaw volatilitas) yang terjadi 11 Maret dapat menurun. Namun, hal tersebut tidak berarti penurunan tajam ke posisi terendah baru-baru ini sudah di atas meja.

Support berikutnya ada di zona $8.900-$8.700 jika harga melakukan pull back di bawah $9.000. Namun, jika level ini gagal bertahan, harga akan turun di bawah ascending trend line untuk meninjau kembali $8.300 ke $.8100 yang ada di 9-11 Maret.

Para pedagang harus memperhatikan volume perdagangan untuk jangka pendek. Hal itu dikarenakan peningkatan volume jual mungkin akan dibarengi dengan peninjauan kembali ke area $9.200 – $9.150. Di sisi lain, peningkatan volume beli bisa menandakan bahwa lonjakan yang akan datang dapat membantu harga keluar dari pennant dan di atas resistance di $9.400.