Bitcoin Turun 4% Selama 4 Hari Berturut-turut!

Harga Bitcoin (BTC) diperdagangkan lebih rendah untuk hari keempat berturut-turut pada Selasa (2/8/2022). Namun tidak banyak yang perlu dikhawatirkan karena penurunan harga cukup biasa menurut standar pasar kripto yang biasanya fluktuatif.

Selama penurunan empat hari, penurunan harga kumulatif adalah kurang dari 4%. Itu tidak berbahaya untuk aset yang harganya diketahui bisa turun hingga 16% dalam satu hari.

Melansir CoinDesk, baru-baru ini, kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasarnya itu diperdagangkan di kisaran USD 23.000, tepatnya di USD 23.045 atau sekitar Rp 342,6 juta. Bitcoin turun 1,63% dalam satu hari terakhir. Sedangkan untuk 10 kripto teratas lainnya juga terpantau berada di zona merah.

Pelemahan ini disinyalir merupakan tanda arah yang ada di pasar. Terbelah antara kecemasan bertanya-tanya apakah ekonomi AS menuju resesi atau The Fed masih harus terus mendorong kebijakan moneter lebih ketat.

Baca juga: Penjualan CryptoPunk NFT Naik 248% Setelah Tiffany & co Rilis NFTiff

Harapan Kenaikan untuk Kripto Masih Ada

Meskipun tahun ini telah terjadi kejatuhan besar di pasar kripto, perusahaan keuangan tradisional masih sangat tertarik dengan prospek jangka panjang dari industri ini. Analis untuk bank AS, Wells Fargo mengatakan aset digital adalah inovasi transformatif yang setara dengan internet, mobil, dan listrik.

“Pada tahap awal pengembangan investasi seperti itu, masih banyak risiko investasi, begitupun untuk kripto,” ujar Fargo dikutip dari CoinDesk, Selasa, 2 Agustus 2022.

Sementara itu, ada lebih sedikit berita buruk tentang kripto akhir-akhir ini, tampaknya ini merupakan kembalinya perkembangan. Di sisi lain. pertukaran kripto Huobi mengatakan sekarang dapat beroperasi di Australia.

Berbeda dengan pekan-pekan sebelumnya di mana kripto dipenuhi berita buruk dari industri, mulai dari kasus Celsius, Three Arrows Capital, dan pemain utama industri lainnya.

Sebelumnya, harga bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang seragam pada perdagangan Selasa, 2 Agustus 2022. Mayoritas kripto kembali melemah setelah sempat menguat beberapa hari.

Sumber

Baca juga: Dogecoin Diprediksi Kehilangan Seluruh Nilainya!

Tags: