Perusahaan di bidang permainan yang hampir dikenal seluruh generasi ini, nampak akan membentuk proyek baru. Proyek baru ini adalah sebuah platform game baru yang bernama Atari Metaverse.

Dlaam proyek ini akan terjadi satu inovasi baru yang akan mengadopsi salah satu tren yang sedang bergerak di pasar crypto. Adopsi ini adalah adopsi penggunaan non-fungible tokens NFT melalui platform Bondly.

NFT Atari Metaverse

NFT yang akan segera diluncurkan oleh Atari adalah beberapa barang koleksi digital berupa NFT di bidang gaming atau permainan, music, dan beberapa media.

Semua ini akan dibantu oleh Bondly Finance, perusahaan NFT yang sebelumnya telah membentuk NFT PolkaPets. Bondly juga sebelumnya telah membentuk kartu permainan yang dapat dikoleksi dengan NFT yang berbasis kartun Jepang atau Anime.

Saat ini NFT Atari akan menjadi bagian dari platform yang akan segera diluncurkan bernama Metaverse. Menurut CEO Bondly, Brandon Smith, para pencipta dapat menambang NFT di Atari Metaverse dan membagikannya kepada penggemar.

Pengumuman mengenai NFT yang akan diluncurkan dikabarkan akan dipublikasi pada beberapa pekan ke depan. Pengguna akan diberikan akses untuk membeli NFT Atari dengan Atari Token (ATRI), Bondly Token (BONDLY), dan beberapa mata uang crypto lain.

Adopsi Blockchain

Atari sebelumnya telah membuat sebuah publikasi terhadap ketertarikannya kepada hal-hal yang terkait dengan mata uang crypto. Hal tersebut termasuk casino berbasis Ethereum dan memiliki token sendiri bernama ATRI.

Atari juga sudah memiliki kerja sama dengan Yayasan Litecoin untuk menerima LTC sebagai alat pembayaran dalam beberapa jasa yang diberikan Atari.

Baca juga: Goldman Sachs: Bitcoin Menang di 2020, Begitu Juga di 2021

Namun, Atari masih terlihat dikritik oleh beberapa pihak. Beberapa tahun setelah kejayaannya, Atari sudah tidak sebesar dulu di dunia permainan. Saat ini Atari sudah dirombak dan di perdagangkan beberapa kali yang membuat adopsi ini tidak sesignifikan jika masih seperti dahulu.

Namun, adopsi ini tetap menunjukkan bahwa semakin banyak perusahaan yang mengadopsi crypto. Sehingga adopsi ini menunjukkan mulai bangkitnya crypto bukan hanya sebagai alat spekulasi namun sebagai alat pembayaran.