Volume pengguna aktif harian OpenSea turun lebih dari 30%. Apakah ini terlihat sebagai tanda mundurnya pasar NFT? Atau apakah investor dan kolektor melakukan aktivitas perdagangan mereka di platform lain? 

Pengguna aktif harian OpenSea. Sumber: Dune Analytics

Di sisi lain, LooksRare, rival terdekat OpenSea, telah menghasilkan sekitar $3,49 miliar dalam 7 hari terakhir. Tetapi masalah “wash-trading” yang terus-menerus juga telah menurunkan jumlah pengguna aktifnya sebesar 3%. Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi keseluruhan penurunan volume dan drop-off OpenSea pada trader aktif. 

Hape Prime merebut posisi teratas

Hape Prime menempati posisi teratas dalam 7 hari terakhir untuk total volume yang ditransaksikan. Proyek ini menghasilkan lebih dari $13,6 juta dalam total penjualan dan telah membuat kesan yang cukup bagi investor.

Koleksinya dengan cepat mencapai status meme namun masih berhasil meningkatkan total volume penjualan 7 hari hampir 80%. Pada saat yang sama, koleksi terkenal lainnya, termasuk Azuki dan CloneX, menurunkan total volumenya setidaknya 50%.

Pada 31 Januari, harga rata-rata harian Hape Prime adalah 9,17 Ether dan sejak itu turun lebih dari 55% sejak pengungkapan tersebut. 

Harga dan volume rata-rata Hape Beast 14 hari. Sumber: OpenSea

Baca juga: 5 Marketplace NFT yang Bisa Mengungguli OpenSea di Tahun 2022

Antisipasi keraguan berdampak pada harga KaraFuru 

Sejak diluncurkan pada 4 Februari, KaraFuru terus mempertahankan rata-rata 4 Ether floor (12.506,36) dan koleksi kecil 5.555 memiliki 4.000 pemilik menurut data dari cryptoslam. 

Pemegang tampaknya menunggu pengungkapannya pada 10 Februari, yang mungkin menjadi alasan mengapa harga rata-rata harian penjualan telah mengalami kenaikan baru-baru ini.

Airdrop untuk pemegang CloneX

CloneX menempati urutan ketiga dalam total penjualan dengan harga satu avatar 10 Ether ($31.000.) Studio RTFKT mengirimkan satu NFT untuk setiap CloneX dan Space Pod yang dipegang oleh seorang kolektor. 

RTFKT membagikan pada airdrop season-nya dengan membagikan NFT MNTHL dan Loot Pod. Antara MNLTH dan Loot Pod NFT, pemegang pada dasarnya diberikan setidaknya 6 Ether ($18.500) dari setiap NFT. Ini tidak memperhitungkan kisaran harga, namun tampaknya ini baru permulaan dengan lebih banyak peluang bagi pendatang ke dalam ekosistem. 

HypeBears Official semakin mendekati puncak 

Koleksi HypeBears terjual habis pada 3 Februari, tanpa public mint yang tersedia dan banyak yang frustrasi dengan prosesnya. Mencetak HypeBear tidak murah, dengan harga 0,4 Eter ($1.240).

HypeBears tampaknya telah mendapatkan perhatian para trader dengan roadmap-nya yang agak kabur. Namun cukup diinginkan karena mereka menggembar-gemborkan royalti 50%, governance token prospektif, dan akses ke proyek blue chip lainnya.

Sebagai proyek blue-chip yang diproklamirkan sendiri, HypeBears telah mengumpulkan lebih dari $40 juta total volume penjualan sejak diluncurkan pada 2 Februari. Betapapun panasnya penjualan, kontraknya mengungkapkan kerentanan dan potensi eksploitasi bagi pemegangnya.

Azuki turun total volume dan rata-rata penjualan harian

Sejak diluncurkan pada 11 Januari, Azuki telah menutup total volume lebih dari $313 juta menurut OpenSea. Dalam 7 hari terakhir saja, ini menghasilkan lebih dari $33 juta, tetapi jumlah rata-rata penjualan per hari telah menurun hampir 66%

Harga/volume rata-rata 7 hari: OpenSea Azuki

Meskipun terjadi penurunan jumlah penjualan dan volume rata-rata, Azuki telah meningkatkan harga jual rata-rata secara signifikan, naik sekitar 40% dalam waktu hampir satu bulan. Ini menunjukkan banyak kolektor bersedia membayar mahal untuk memegang NFT yang terinspirasi dari anime ini.

OpenSea telah dengan jelas menutup rekor awal tahun baru, tetapi apakah jenis keuntungan ini berkelanjutan ketika pasar melihat penurunan drastis pada pengguna aktif dan volume harian?

 

Sumber

Baca juga: Bingung Memilih Marketplace NFT? Simak Penjelasan Berikut!

Tags: