Saat ini mayoritas pasar masih tertuju pada saham properti dengan adanya peresmian Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia.

Dengan adanya SWF, Indonesia berpotensi maju mengikuti banyak negara terutama dengan potensial dari infrastruktur dan properti yang ada di Indonesia.

Saham Properti Dilirik

Dengan adanya badan pengelola ini, diprediksi bahwa Indonesia akan memiliki pengelolaan investasi terutama di sektor riil dengan properti yang lebih terstruktur.

Harapannya adalah dengan lebih terstrukturnya sektor properti, maka akan lebih menguntungkan bagi negara sehingga neraca positif menjadi lebih mudah.

Hasilnya saat ini investor masih menuju pada saham properti akibat harapan akan terkena imbas dari pembentukan badan pengelolaan investasi ini.

Selain itu, sentimen positif juga datang dari Bank Indonesia yang baru saja menurunkan suku bunga acuan menjadi 3,5% dari 3,75%.

Baca juga: Suku Bunga Acuan Bank Indonesia 3,5%, DP KPR 0%

Kemudian saat ini juga terdapat kemudahan dalam cicilan kredit perumahan rakyat (KPR) yang dimana untuk uang muka sedang berada di 0%.

Hal tersebut dilakukan untuk mendorong pertumbuhan sektor properti kembali bersama stabilitas Rupiah melalui intervensi ekspansif.

Hasilnya saat ini saham properti menjadi saham yang layak untuk dipertimbangkan. Salah satu saham yang dapat dilirik adalah WSBP.

Saham WSBP Potensial

Saham WSBP adalah satu dari beberapa saham properti yang tergolong murah walau kapitalisasi pasarnya masih kalah dengan beberapa pemain besar seperti INTP dan ADHI.

Namun saat ini saham WSBP menjadi saham yang potensial akibat pergerakan harganya yang terlihat mulai positif.

Pergerakan Harian Saham WSBP

Saat ini harga sedang berusaha naik kembali dan membentuk pola bullish flag yang berpotensi mengangkat harga terus naik ke atas.

Indikator RSI dan MACD juga mendukung potensi apresiasi akibat mulai menunjukkan pergerakan ke atas bersama MA Cross yang berusaha ditembus oleh harga.

Sehingga saat ini nampaknya tujuan berada di Rp277 sebelum terus naik bergerak ke Rp284 dan kemudian Rp295, Rp304, dan menuju Rp312.

Namun, jika turun, batas pengaman saat ini berada pada Rp270 yang kemungkinan turun hingga sekitar Rp255.

Tetapi mengingat sentimen saat ini kemungkinan besar harga WSBP pada pekan ini akan naik bersama IHSG yang terlihat mulai pulih.

 

 

 

Tags: