Pound Inggris masih terus bergerak turun terhadap beberapa mata uang utama setelah terjadi beberapa publikasi data perekonomian. Hingga saat ini, Pound (GBP) masih terus turun terutama terhadap Dolar Amerika (USD) yang juga masih terus menguat.

Pound Inggris Melemah

Beberapa publikasi data tersebut adalah data mengenai perekonomian, terutama data ketenagakerjaan, yang telah membuat nilai Pound turun. Saat ini data ketenagakerjaan terlihat semakin memburuk untuk Inggris, walau perekonomiannya berusaha pulih.

Bulan lalu, angka masyarakat yang mengambil keuntungan dari dana bantuan terlihat telah naik, bersama dengan data pendapatan yang turun. Saat ini angka pengambilan dana bantuan telah naik dari berkurang 20.800 orang menjadi naik 86.600 orang.

Pendapatan rata-rata walau naik dari 4,7% menuju 4,8%, turun dari prediksi yang telah dibuat oleh mayoritas pasar sebelumnya, di 4,9%. Nampaknya hal tersebut membawa sentimen negatif untuk perekonomian Inggris.

Baca juga: Pidato Jerome Powell Membahas CBDC, Belum Pasti?

Namun, data pengangguran secara keseluruhan mengalami penurunan dari 5,1% menjadi 5,0% yang walau sedikit, nampak menjadi sentimen positif. Tapi sayangnya sentimen tersebut masih kalah dengan publikasi data lainnya serta pernyataan dari Gubernur Bank Sentral Inggris.

Ia menyatakan bahwa ke depannya akan muncul ketidakpastian akibat volatilitas dari pasar keuangan. Hal ini akan menjadi negatif akibat mempengaruhi pergerakan dari GBP yang nampak akan melemah dalam beberapa waktu ke depan.

GBPUSD Terus Turun

Akibatnya, GBP kemungkinan besar akan terus melemah terhadap USD yang saat ini masih terus menukik naik akibat belum ada intervensi surat utang negara. Di saat yang bersamaan dengan pernyataan dari Gubernur Bank Sentral Inggris, Andrew Bailey, Jerome Powell, Kepala Bank Sentral Amerika juga membuat pernyataan.

Ia melihat bahwa ke depannya USD akan terus menguat karena dirasa perlu untuk mengembalikan stabiltias Dolar Amerika yang terus melemah. Selain itu, dengan belum adanya intervensi tambahan dari pemerintah dan bank sentral mengenai surat utang, USD diprediksi akan terus naik.

Pergerakan Harian GBPUSD

Kemarin, GBPUSD berhasil turun dan melewati batas bawah yang kuat sejak pertengahan Februari 2021, yang kemungkinan akan membawanya untuk terus turun. Saat ini tujuan berikutnya kemungkinan besar berada di $1.36 sebelum terus turun ke bawah.

Batas pengaman depresiasi berada di $1.374 yang jika ditembus nampaknya dapat membawa kembali pergerakan apresiasi. Indikator RSI belum memperlihatkan tekanan jual yang jenuh sehingga masih ada ruang untuk terus turun.

Saat ini MACD dan MA Cross juga mendukung pergerakan untuk terus turun, akibat pergerakan dan volume yang masih kuat. Sehingga, target ini dapat membawa GBPUSD ke nilainya sebelum 2021 dimulai.

Tags: