Kesepakatan Brexit nampaknya akan tertunda terus, bahkan tidak ada, akibat Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. Beliau memberikan waktu kepada Uni Eropa untuk membentuk kesepakatan sebelum Inggris menutup pintu hubungan kedepannya.

Kesepakatan Brexit Tertunda

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, telah memberikan Uni Eropa 38 hari untuk menemukan kesepakatan dengan Inggris sebelum pintu ditutup untuk kesepakatan setelah Brexit resmi terjadi. Batas waktu yang ditetapkan oleh Inggris terhadap kesepakatan ini adalah 15 Oktober, 2 minggu lebih awal dari toleransi Uni Eropa yang menetapkan batas di akhir Oktober.

Boris Johnson mengatakan pada akhir pekan lalu bahwa kedua belah pihak kesulitan untuk menemukan kesepakatan. Oleh karena kesulitan ini, Inggris akan mundur dari kesepakatan dan melanjutkan kehidupannya demi kebaikan Inggris.

Baca juga: Memahami Safe Haven Aset untuk Tempat Lindung Nilai yang Aman

Pemerintah Inggris juga dikabarkan akan mengeluarkan Internal Market Bill pada pekan ini, dengan laporan bahwa beberapa kesepakatan Brexit tidak akan terjadi. Menurut laporan tersebut, Bill atau pembentukan hukum baru, akan meniadakan beberapa kesepakatan dengan Uni Eropa yang dianggap penting.

Dampak Terhadap Pound Sterling

Pada pekan ini, hanya akan ada sedikit hal yang kemungkinan menggerakkan mata uang Inggris. Di luar kabar penundaan bahkan peniadaan kesepakatan ini, PDB rata-rata tiga bulan untuk Juli 2020, akan dipublikasi pada Jumat pekan ini.

Hingga saat itu, Pound Sterling (GBP) kemungkinan akan terus bergerak menguat terhadap beberapa mata uang utama, terutama Dolar Amerika. Hal ini menandakan GBP yang masih menguat sebagai mata uang dengan risiko tinggi. GBPUSD masih terlihat bergerak naik dalam pergerakan grafik bullish flag dengan batas bawah yang mulai tertekan.

Pergerakan GBPUSD Januari 2020 Hingga September 2020

Selasa lalu, terjadi pergerakan melalui batas atas namun, kembali turun yang meningkatkan kemungkinan pergerakan turun dalam jangka panjang. GBPUSD juga sedang bergerak dekat dengan Indikator 20-DMA, dan 50 DMA di dekat 1.3000. Batas atas untuk saat ini adalah 1.3370, yang jika ditembus, kemungkinan kedepannya akan terus naik.

Untuk saat ini, mayoritas trader dari data Daily FX memiliki sentimen negatif terhadap GBPUSD. Namun, sentimen ini terbukti terus mengurang, yang dapat mendorong pergerakan terus naik. Sehingga, kemungkinan besar pergerakan kedepannya akan terus naik walau kemungkinan turun juga besar.

Dilansir dari Daily FX

Tags: