Data Indeks Harga Konsumen (IHK) dikabarkan akan dipublikasi hari ini, 10 Maret 2021, pada pukul 20.30 WIB. Diprediksi bahwa data akan mengalami apresiasi yang menandakan semakin dekatnya perekonomian Amerika dengan target inflasi bank sentral.

Data Indeks Harga Konsumen

Saat ini data IHK Amerika masih berada di 0,3% dengan data IHK inti masih berada di 0%. Angka ini merupakan akibat dari covid-19 yang terlihat menghambat perekonomian walau saat ini perekonomian sedang berusaha memulih.

Bank Sentral Amerika, The Fed, memiliki target inflasi secara keseluruhan pada angka 2% dimana saat ini masih berada di sekitar 1,4% dari akhir Tahun 2020. Bank sentral memiliki target untuk mencapai 2% akibat dengan naiknya inflasi maka menjadi pertanda perekonomian pulih.

Sehingga saat ini seluruh kebijakan sedang tertuju untuk menambah jumlah uang beredar agar perekonomian memiliki bahan bakar untuk naik. Tapi saat ini terdapat beberapa hambatan terutama dari kondisi surat utang negara.

Namun, dengan adanya persetujuan dana stimulus dari Joe Biden sebesar $1,9 Triliun dimana per orang mendapatkan Rp20 Juta, kemungkinan besar target inflasi dapat tercapai. Namun, untuk saat ini diprediksi bahwa data IHK yang akan dipublikasi adalah pada 0,4% dengan inti pada 0,2%. Dengan naiknya data IHK, maka target inflasi akan semakin dekat untuk tercapai yang memunculkan dua kemungkinan.

Dampak Terhadap Dolar Amerika

Kemungkinan pertama adalah dengan naiknya inflasi maka perekonomian dianggap semakin pulih yang meningkatkan nilai Dolar Amerika kembali. Namun, kemungkinan kedua adalah dengan naiknya inflasi maka nilai Dolar Amerika akan melemah.

Hal ini disebabkan hukum permintaan dan penawaran dari teori ekonomi dimana saat jumlahnya bertambah maka nilainya akan turun. Namun dalam jangka pendek, untuk saat ini kemungkinan besar data tersebut akan mendorong Dolar Amerika naik akibat menjadi sentimen positif.

Baca juga: Pidato Gubernur Bank Sentral Australia Besok Pagi! AUD Diprediksi Naik

Saat ini indeks Dolar Amerika masih memperlihatkan pergerakan turun, namun pembukaan pada hari ini memperlihatkan adanya cela. Cela tersebut terlihat pada grafik 1 Jam, dimana ada kemungkinan pergerakan turun untuk menutup cela tersebut.

Oleh karena itu, belum dapat diprediksi pergerakan Dolar Amerika ke depannya, walau terdapat beberapa analis yang menyatakan akan terjadi apresiasi.

Tags: