ASII dikabarkan masuk ke dalam rekomendasi beberapa sekuritas untuk saham yang positif pergerakannya di tahun 2021. Hal ini disebabkan adanya beberapa sentimen yang menjadi pendukung pergerakan ke depannya.

ASII Masuk Rekomendasi

Astra Internasional merupakan salah satu perusahaan yang terdampak besar akibat pandemi di tahun 2020 ini. Dampak ini terutama terasa pada setor bisnis otomotif yang merupakan salah satu pendukung Astra dalam pertumbuhannya.

Hal ini disebabkan pandemi tahun ini memperkecil kekuatan konsumsi masyarakat sehingga permintaan secara menyeluruh menjadi turun. Hasilnya, permintaan terhadap barang otomotif, yang merupakan barang sekunder menjadi turun.

Kabar baiknya, penurunan ini tidak bertahan lama akibat di pertengahan 2020 terdapat apresiasi kembali dalam permintaan mobil. Apresiasi ini terjadi bersama dengan pemulihan pasar saham yang terlihat juga terjadi setelah Agustus 2020.

Baca juga: KRAS Tunda IPO Anak Perusahaan, Mengapa?

Sehingga, saham ASII juga terlihat naik bersama dengan pemulihan ini dan beberapa sentimen positif lainnya. Sentimen positif tersebut adalah harapan bahwa 2021 akan lebih banyak stabilitas perekonomian dan juga perdagangan internasional.

Hasilnya ASII kemungkinan besar akan kembali tumbuh di 2021 akibat stabilitas politik dan perjanjian perdagangan bebas baru di Asia Tenggara. Hal ini akan menyebabkan perdagangan internasional naik dan ASII memiliki kesempatan untuk masuk ke ranah internasional lebih dalam lagi.

Analisis Teknikal Mendukung Kesempatan Beli

Oleh karena itu, kemungkinan besar di 2021 saham ini akan mengalami apresiasi yang cukup signifikan. Pernyataan ini dibuktikan juga dengan apresiasinya yang telah mencapai hampir 100% pada tahun ini dari sekitar Rp 3.000 di awal tahun menjadi Rp 6.000 sekarang.

Pergerakan Harian ASII

Sisi teknikal nampaknya juga mendukung apresiasi ini akibat pergerakan naik secara besar yang juga belum terlihat rusak. Namun saat ini sedang terjadi koreksi yang dapat dimanfaatkan untuk kesempatan beli sebelum harga naik kembali.

Koreksi saat ini kemungkinan besar akan menuju ke Rp 6.007 sebelum kemudian menyentuh target beli pada Rp 5.878. Kemudian jika setelah itu naik, target keuntungan berada di Rp 6.255 sebelum menuju ke Rp 6.572.

Dengan batas pengaman pada Rp 5.689, kemungkinan besar terdapat potensi beli dengan rasio keuntungan 1:2 yang jika terus ditahan, dapat terus naik. Sehingga kemungkinan besar saat ini menjadi momen yang tepat untuk membeli saham ASII sebelum naik kembali.

Tags: