Pada 16 Juni 2020, Bitmex mengeluarkan penelitian yang dipublikasi dalam sebuah laporan. Laporan ini menyatakan bahwa pasar persaingan produksi sistem penambangan bitcoin hanya akan bertahan dengan 2 hingga 3 perusahaan. Namun, saat ini masih banyak produsen sistem penambangan berbasis SHA256, dan masih mengalami peningkatan. Salah satu contoh peningkatan dari produsen manufaktur sektor ini adalah Ebang yang akan masuk ke Nasdaq pada pekan ini

Kompetisi Penambangan Bitcoin

Saat ditulisnya artikel ini, terdapat 8 hingga 10 produsen sistem penambangan seperti Innosilicon, Strongu, Bitfury, dan Pantech. Namun, para produsen ini tergolong kecil jika dibandingkan dengan perusahaan seperti Bitmain, Microbt, Ebang, dan Canaan. Keempat perusahaan ini, merupakan pemegang pangsa utama dalam pasar global penambangan melalui sistem SHA256, akibat pengguna produknya yang banyak.

Tahun lalu, Canaan melakukan penawaran saham perdana, dan sekarang sahamnya sudah berada di Nasdaq100. Ebang terlihat akan menyusul pergerakan ini, dengan adanya kabar pengajuan penawaran saham perdana dan akan masuknya ke Nas100 Hari Jumat. Namun, walau kedua perusahaan ini telah mencapai beberapa pergerakan yang bagus, pangsanya tetap kalah dengan Microbt dan Bitmain

Kompetisi Beberapa Tahun Terakhir

Laporan dari Bitmex mengatakan bahwa akan ada persaingan ketat antara kedua perusahaan tersebut yang dapat mendominasi seluruh pasar. Pergerakan ini dilihat dari laporan beberapa tahun ke belakang dimana pada 2017, 2018, 2019, Bitmain menguasai pasar diikuti oleh Canaan, Microbt, dan Ebang secara berurutan.

Setelah memperdalam pergerakan Microbt dan Bitmain, laporan tersebut menyatakan bahwa Microbt mengalami pergerakan positif dalam menarik konsumen. Tahun 2019 memperlihatkan angka bahwa Microbt mulai naik ke posisi kedua dalam pangsa pasar, diikuti oleh Canaan dan Ebang. Sayangnya, untuk Canaan, saham yang baru saja diterbitkan telah kehilangan nilai sebesar 70%. Hal ini disebabkan oleh Canaan dan juga Ebang yang mengalami kerugian di tahun 2019. Keburukan ini ditambah juga dengan posisi kedua perusahaan tersebut yang berada dalam tuntutan hukum yang besar.

Di luar kedua perusahaan tersebut, penguasa pangsa pasar, yaitu Bitmain, dikabarkan terus positif sejak peningkatan 75% pada tahun 2017. Namun, perusahaan ini juga sedang mengalami beberapa masalah dalam tata kelola perusahaan akibat dari konflik antara Micree Zhan dan Jihan Wu.

Pangsa pasar Microbt Tahun 2017, 2018, 2019 berdasarkan penjualan.

Menurut data, dalam nilai tukar hari ini, penguasa pasar adalah Bitmain dengan produknya yaitu Bitmain Antminer S19 Pro (110TH/s). Pada urutan ketiga, terdapat Microbt, dengan produk Microbt yaitu Whatminer M30S. Produk apa pun yang memiliki kecepatan 50 TH/s hingga 100 TH/s dianggap pasar sebagai produk yang menguntungkan. Namun, banyak produk serupa yang diproduksi oleh perusahaan lain yang tidak menguntungkan dengan standar nilai bitcoin yang hasil produksinya berada pada $0,07 per kWh. Namun, pada nilai $0,04, produk-produk lain yang dibuat oleh perusahaan generasi yang lebih tua, dapat menjadi produk yang menguntungkan saat ini.

Baca Juga: Alasan Harga Bitcoin Lekat dengan Pasar Ekuitas

Generasi Tua

Walau sudah mengalami peningkatan, manufaktur produk dan sistem penambangan telah mengalami kegagalan dalam 5 tahun terakhir dengan perusahaan seperti Butterfly Labs, Mining ASIC Technologies, BTC Guild, dan Cointerra. Pada saat itu, hasil produknya hanya memiliki kecepatan sebesar 10 hingga 15 TH/s

Harapan Baru

6 produk teratas dengan standar Bitcoin hari ini, dengan nilai $0.04 per kWh.

Produk yang ada di pasar sekarang, seperti produk dari Bitmain, Microbt, Canaan, dan Ebang, merupakan produk yang berada di kecepatan 50 hingga 100 TH/s. Produk-produk ini memberikan harapan baru untuk keuntungan produk penambangan bitcoin. Penelitian dari Bitmex memprediksi bahwa produk-produk ini akan memiliki ketahanan yang lebih lama di pasar, dibanding produk generasi sebelumnya.

Dilansir dari Bitcoin.com

Tags: