Saham GOTO pindah papan pencatatan

Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan perpindahan papan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tidak berdampak terhadap gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan papan pencatatan baru, yaitu papan ekonomi baru pada Senin, 5 Desember 2022. Papan tersebut bertujuan menyediakan papan pencatatan bagi perusahaan berbasis teknologi untuk menciptakan inovasi produk dan atau jasa, yang memiliki kemanfaatan sosial luas dengan tingkat pertumbuhan tinggi.

Di papan ekonomi baru itu ada sejumlah saham yang tercatat antara lain PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

“Tidak ada perubahan pengaruh GOTO ke IHSG karena perpindahan papan,” ujar Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy kepada wartawan, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: Demi GoTo, BEI Ubah Aturan Papan Utama

Ia menuturkan, perhitungan dampak pergerakan harga efek GOTO terhadap IHSG akan tetap sama. “Yang berubah adalah persentase bobot GOTO seiring dengan perubahan harga dan market capnya,” tutur dia.

Saham GOTO masih betah di zona merah pada Jumat, 9 Desember 2022. Saham GOTO anjlok 7 persen ke posisi Rp 93 per saham. Saham GOTO dibuka turun tujuh poin ke posisi Rp 93 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 12.359 kali dengan volume perdagangan 12.364.366 saham. Nilai transaksi Rp 141,2 miliar.

Sebelumnya, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali tertekan pada sesi pertama perdagangan Jumat, 9 Desember 2022. Koreksi saham GOTO yang terjadi mengikis kapitalisasi pasar sehingga terdepak dari jajaran 10 kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mengutip data RTI, saham GOTO anjlok 7 persen ke posisi Rp 93 per saham. Saham GOTO dibuka tujuh poin dari sebelumnya Rp 100. Saham GOTO kembali sentuh auto rejection bawah (ARB). Total frekuensi perdagangan 9.450 kali dengan volume perdagangan 3.918.145 saham. Nilai transaksi Rp 31,7 miliar. Perseroan mencatat kapitalisasi pasar Rp 95,66 triliun. Adapun koreksi  saham GOTO terjadi berturut-turut sejak 21 November 2022.

 

 

 

Sumber

Baca juga: Mengenal Indeks Saham Bursa Efek Indonesia, Ada Apa Saja Sih?