PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), produsesn susu cimory membukukan pertumbuhan kinerja keuangan selama sembilan bulan pertama 2022. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk mencatat kenaikan penjualan dan laba bersih.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (30/10/2022), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk meraup penjualan bersih Rp 4,75 triliun hingga September 2022. Penjualan bersih tersebut tumbuh 75,90 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,70 triliun.

Beban pokok penjualan Rp 2,73 triliun hingga September 2022, naik 96,3 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,39 triliun. Dengan demikian, laba bruto tumbuh 54,12 persen menjadi Rp 2,02 triliun hingga kuartal III 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,31 triliun.

Beban penjualan dan pemasaran bertambah 81,5 persen menjadi Rp 875,84 miliar hingga September 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 482,50 miliar. Beban umum dan administrasi bertambah 75,54 persen menjadi Rp 93,21 miliar hingga kuartal III 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 53,10 miliar.

Laba usaha perseroan naik 35,9 persen menjadi Rp 1,05 triliun hingga kuartal III 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 774,58 miliar.

Baca juga: Pendapatan Waskita Karya Naik 29,3% pada Semester I 2022

Dengan melihat kinerja keuangan tersebut, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk meraup laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 878,56 miliar hingga kuartal III 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 605,47 miliar.

Perseroan membukukan laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 110,73 hingga September 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 76,31.

Perseroan mencatat total ekuitas Rp 5,07 triliun hingga September 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 4,69 triliun. Total liabilitas turun menjadi Rp 798,11 miliar hingga September 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 906,84 miliar.

Aset perseroan naik menjadi Rp 5,87 triliun hingga September 2022 dari Desember 2021 di kisaran Rp 5,60 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 2,09 triliun hingga September 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 3,66 triliun.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 28 Oktober 2022, saham CMRY stagnan di posisi Rp 4.450 per saham. Saham CMRY dibuka naik 20 poin ke posisi Rp 4.470 per saham.

Saham CMRY berada di level tertinggi Rp 4.590 dan terendah Rp 4.400 per saham. Total frekuensi perdagangan 697 kali dengan volume perdagangan 30.909 saham. Nilai transaksi Rp 13,9 miliar.

 

 

 

Sumber

Baca juga: Akhirnya Elon Musk Resmi Akuisisi Twitter!