Apple kehilangan kapitalisasi pasar USD 846,34 miliar atau sekitar Rp 13.215 triliun (asumsi kurs Rp 15.614 per dolar AS) dan Amazon kehilangan USD 834,06 miliar atau sekitar Rp 13.023 triliun. Kapitalisasi pasar mengukur nilai gabungan dari semua saham perusahaan.

Valuasi yang ditumpahkan oleh masing-masing dari kedua perusahaan tersebut menekan ukuran total saham teknologi lainnya.  Bespoke Investment Group menyebut angka itu mengejutkan. Hal itu diungkapkan dalam sebuah tweet nya.

Saham Amazon tenggelam karena pendapatan perusahaan dalam keadaan sulit dan pedoman kuartal IV putus asa.  Kinerjanya sejalan dengan sektor teknologi secara lebih luas, yang dirugikan oleh kenaikan suku bunga, perlambatan iklan internet, dan faktor lainnya.

Meskipun menjadi salah satu dari sedikit nama teknologi besar yang menghindari penurunan pendapatan, Apple masih berjuang karena pertanyaan seputar popularitas produk barunya dan menghadapi kesulitan dengan pengiriman iPhone 14 selama musim liburan karena pembatasan COVID-19 utamanya di pabrik China.

Apple juga telah memperlambat laju perekrutan bersama dengan perusahaan lain di sektor ini karena kekhawatiran tumbuh atas potensi resesi, yang dapat melemahkan permintaan karena konsumen menunda pembelian barang-barang mahal untuk menghemat uang.

Baca juga: Lima Mata Uang Kripto Terbesar Bergerak Bersama

Saham Apple merosot 3,7 persen pada perdagangan Selasa, 3 Januari 2023, mencapai level terendah 52 minggu karena kapitalisasi pasarnya turun di bawah USD 2 triliun untuk pertama kalinya sejak Mei.

Akan tetapi, yang bisa hilang dalam data adalah seberapa besar kedua perusahaan ini di pasar saham. Dibandingkan dengan rekan platform, yakni Meta yang memiliki kapitalisasi pasar akhir tahun USD 315,56 miliar, Amazon lebih dari dua kali lipat ukuran tersebut mencapai USD 856,94 miliar.

Pada 30 Desember, Apple beberapa kali lipat dari ukuran itu menjadi USD 2,067 triliun.Faktanya, apa yang dikeluarkan oleh masing-masing dari dua saham tersebut dalam satu tahun saja lebih dari dua kali lipat ukuran kapitalisasi pasar lengkap Meta.

Kehilangan USD 830 miliar atau sekitar Rp 12.962 triliun itu saja setara dengan kapitalisasi pasar PayPal yang berada di urutan 10, urutan delapan Intel, urutan 18 Snowflake dan Rivian yang berada di urutan 49.

 

 

 

Sumber

Baca juga: Harga Saham Termahal Sepanjang Masa