GoTo Akuisisi Pertukaran Kripto Lokal, Penasaran?

Perusahaan teknologi terbesar di Indonesia PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) memasuki bisnis kripto dengan mengakuisisi pertukaran kripto lokal PT Kripto Maksima Koin dalam upaya untuk mendiversifikasi layanannya, kata GoTo dalam sebuah pernyataan.

GoTo mengakuisisi 100% saham PT Kripto Maksima Koin seharga Rp124,84 miliar rupiah, katanya dalam pernyataan kepada regulator bursa pada hari Senin.

Perusahaan teknologi, yang mengumpulkan $ 1,1 miliar dalam IPO awal tahun ini, mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Reuters bahwa kesepakatan itu adalah bagian dari tujuannya untuk menjadi “pusat pengelolaan uang yang beragam”

“Tujuan transaksi perluasan kegiatan usaha perseroan melalui anak perusahaan perseroan,” tulis Sekretaris Perusahaan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, R.A Koesomohadiani dalam keterbukaan informasi BEI.

Adapun perseroan menyatakan transaksi itu tidak terdampak merugikan terhadap keuangan perseroan.

Pada penutupan perdagangan Senin, 29 Agustus 2022, saham GOTO naik tipis 0,63 persen ke posisi Rp 320 per saham.

Baca juga: Kapitalisasi Pasar GoTo Capai Rp 400,31 Triliun! Masuk 10 Besar di BEI

Saham GoTo turun 16 poin ke posisi Rp 302 per saham pada pembukaan perdagangan. Saham GOTO berada di level tertinggi Rp 320 dan terendah Rp 300 per saham. Total frekuensi perdagangan 14.626 kali dengan volume perdagangan 5.175.250 saham. Nilai transaksi Rp 159,6 miliar.

“Kami percaya bahwa teknologi blockchain dapat memainkan peran utama di masa depan keuangan,” kata GoTo dalam pernyataannya Senin malam.

Bagaimanapun, GoTo tidak mengungkapkan rencana lebih lanjut untuk entitas yang baru diakuisisi.

PT Kripto Maksima Koin adalah salah satu dari 25 bursa kripto yang telah diberikan lisensi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia, yang dikenal sebagai Bappebti.

Cryptocurrency telah mendapatkan popularitasnya di ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan total volume transaksi aset crypto pada tahun 2021 naik lebih dari 1.000% pada 859,4 triliun rupiah ($ 57,70 miliar) dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut data agensi.

Sumber

Baca juga: Saham GOTO Masuk Indeks LQ45 hingga IDX8