Mayoritas bursa Asia-Pasifik hari ini dibuka menguat, di mana investor bersiap untuk memantau rilis data penting pada pekan ini.

Hanya indeks Nikkei 225 Jepang yang dibuka di zona merah pada hari ini, yakni merosot 1,08% per pukul 07:00 WIB.

Sedangkan sisanya dibuka di zona hijau. Per pukul 08:30 WIB, indeks Hang Seng Hong Kong dibuka menguat 0,37%, Shanghai Composite China naik 0,1%, Straits Times Singapura bertambah 0,4%, ASX 200 Australia menanjak 0,59%, dan KOSPI Korea Selatan terapresiasi 0,2%.

Dari Jepang, data inflasi berdasarkan producer price index (PPI) atau Indeks Harga Produsen (IHP) periode Desember 2022 tercatat naik menjadi 10,2% secara tahunan (year-on-year/yoy), menjadi yang tertinggi dalam 42 tahun terakhir.

Kenaikan ini terjadi karena produsen lokal di Jepang terus dihadapi oleh biaya impor yang tinggi dan mata uang yen yang masih melemah.

Sedangkan secara bulanan (month-to-month/mtm), IHP Negeri Matahari Terbit tersebut justru melandai menjadi 0,5% pada Desember 2022, dari sebelumnya sebesar 0,8% di November 2022.

Baca juga: Bursa Asia Melemah Jelang Rilis Data PDB China

Kenaikan IHP terutama didorong oleh volatilitas baru dalam harga komoditas global, yang meningkat pada Desember 2022 karena ekspektasi pemulihan permintaan di pasar utama sekaligus importir utama yakni China.

Pada pekan ini, pelaku pasar di Asia-Pasifik bakal memantau rilis data penting di kawasan tersebut, seperti data produksi industrial China, pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) China periode kuartal IV-2022, dan kebijakan moneter terbaru bank sentral Jepang (Bank of Japan/BOJ).

Pelaku pasar di Asia-Pasifik bakal memantau rilis data tersebut secara cermat, terutama data pertumbuhan ekonomi China yang diprediksi akan tumbuh seiring dibukanya pembatasan terkait Covid-19 dan penghapusan kebijakan nol-Covid.

Bursa Asia-Pasifik cenderung mengikuti pergerakan Wall Street yang kembali menguat pada perdagangan akhir pekan lalu.

Pada Jumat akhir pekan lalu, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat 0,33%, S&P 500 bertambah 0,4%, dan Nasdaq Composite berakhir terapresiasi 0,71%.

Wall Street tertopang kenaikan saham JPMorgan Chase dan saham bank lain menyusul hasil kinerja kuartalan yang meningkat.

JPMorgan Chase & Co dan Bank of America Corp mengalahkan perkiraan pendapatan triwulanan. Sementara laba triwulanan Wells Fargo & Co dan Citigroup Inc jatuh jauh dari perkiraan.

 

 

 

Sumber

Baca juga: Kebijakan Devisa RI Diubah, Simak di bawah ini!

Tags: