Pergerakan harga kripto cenderung sideways pada perdagangan Rabu (2/11/2022), di mana investor cenderung wait and see jelang pengumuman keputusan suku bunga terbaru bank sentral Amerika Serikat (AS).

Melansir data dari CoinMarketCap pada pukul 09:00 WIB, Bitcoin naik tipis 0,02% ke posisi harga US$ 20,506,65/koin atau setara dengan Rp 320.724.006/koin (asumsi kurs Rp 15.640/US$). Sedangkan untuk Ethereum menguat 0,43% ke posisi US$ 1.586,14/koin atau Rp 24.807.230/koin.

Sementara untuk token Dogecoin kembali melejit hingga 8,26% menjadi US$ 0,1395/koin (Rp 2.182/koin). Adapun token Cardano dan Solana terkoreksi masing-masing 2,19% dan 1,79%.

Bitcoin masih bertahan di level psikologis US$ 20.000 hingga hari ini, karena volatilitasnya yang sudah mulai menurun, sehingga Bitcoin terus stabil di level psikologis tersebut.

Selain itu, investor yang cenderung wait and see jelang pengumuman keputusan suku bunga terbaru bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) juga turut membuat Bitcoin kembali bergerak sideways dan stabil di level psikologis US$ 20.000. Tak hanya Bitcoin, beberapa kripto utama juga cenderung sideways.

Pasar berekspektasi bahwa The Fed akan mulai menurunkan kadar hawkish-nya melihat kondisi ekonomi AS yang diramal bakal terguncang resesi.

Baca juga: Harga Dogecoin Hari Ini Naik Lagi! Bitcoin Apa Kabar?

Pada rapat edisi November tahun ini, The Fed diperkirakan masih akan mengerek naik suku bunga acuan sebesar 75 bp menjadi 4%.

Selain itu, ada ekspektasi bahwa China akan segera keluar dari kebijakan zero Covid-19 policy atau nol Covid-19 mulai banyak diperbincangkan di kalangan pelaku pasar.

Jika China mengakhiri kebijakan nol Covid-19 yang selama ini mereka jalankan, maka ada harapan bahwa negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia itu akan tumbuh.

Namun rasanya masih terlalu dini untuk berekspektasi lebih pada kondisi yang penuh ketidakpastian seperti sekarang ini.

Respons pasar juga masih sangat reaktif terhadap berbagai kemungkinan yang ada termasuk jatuhnya ekonomi global ke jurang resesi dan krisis keuangan yang menjadi momok menyeramkan.

Di lain sisi, hingga hari ini, token Dogecoin (DOGE) masih belum berhenti melesat, di mana DOGE sudah melesat sejak akhir pekan lalu, meski sempat terkoreksi sejenak pada Senin lalu. Dalam tujuh hari terakhir, DOGE meroket hingga 119,02%.

 

 

Sumber

Baca juga: Bitcoin dan Altcoin Mengawali 2022 di Zona Merah