Harga kripto hari ini terpantau alami pergerakan yang seragam. Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau masih berada di zona merah.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Kamis, 10 November 2022 pagi, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melemah 13,73 persen dan 20,61 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 15.934 per koin atau setara Rp 249,7 juta (asumsi kurs Rp 15.674 per dolar AS).

Ethereum (ETH) juga masih melemah pagi ini. ETH turun 15,04 persen dalam 24 jam dan 25,78 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.122 per koin.

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) turut terkoreksi. Dalam 24 jam terakhir BNB ambles 14,95 persen dan 15,71 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 269,20 per koin.

Kemudian Cardano, kembali anjlok. Dalam satu hari terakhir ADA merosot 13,71 persen dan 17,28 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,3172 per koin.

Adapun Solana (SOL) masih bertengger di zona merah dengan pelemahan satu hari terakhir SOL sebesar 39,22 persen dan 52,81 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 14,43 per koin.

Baca juga: Penyebab Pasar Kripto Melemah, Yuk Simak Penjelasannya

Sedangkan XRP juga kembali terpuruk. XRP terkoreksi 17,36 persen dalam 24 jam terakhir dan 26,48 sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3308 per koin.

Koin Meme Dogecoin (DOGE) pada pagi ini masih melemah. Dalam satu hari terakhir DOGE terkoreksi 14,88 persen dan 41,45 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level USD 0,07374 per token.

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00

Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya masih berada di level USD 1,00.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini dalam 24 jam alami penurunan ke level USD 797,2 miliar dari sebelumnya di level USD 916 miliar.

 

 

Sumber

Baca juga: Blibli IPO, Dana Dialokasikan untuk Bayar Hutang?