Harga Bitcoin hari ini menguat~!

Pasar kripto berhasil naik pada Kamis, 10 November 2022 karena investor mengambil jeda dari aksi jual dua hari serta mencerna data inflasi utama dan kisah FTX yang sedang berlangsung.

Bitcoin berhasil naik 9 persen menjadi USD 17.967 atau sekitar Rp 279,1 juta, sementara Ethereum naik lebih tinggi yaitu 13 persen menjadi USD 1.325 (Rp 20,5 juta), menurut data dari Coin Metrics.

Cryptocurrency melonjak tepat pada saat data CPI dirilis, menunjukkan kenaikan yang lebih kecil dari perkiraan. Itu memberi investor harapan tekanan harga mungkin mendingin dan optimisme di saat ketakutan pada industri  yang ekstrem.

Korelasi Bitcoin dengan saham mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada akhir September tetapi telah turun selama sekitar satu bulan terakhir, meskipun terlihat sedikit peningkatan, saham juga rally mengikuti data CPI.

Baca juga: Kripto Hari Ini Lanjut Koreksi, Yuk Cek di Sini!

Analis investasi AS di eToro, Callie Cox mengatakan industri berubah secara langsung di depan mata, dari segi pergerakan harga, saat ini kripto sangat sulit dicerna.

“Saat ini, sulit untuk dicerna dari sudut pandang harga karena kripto. Tetapi kita tahu bahwa masyarakat sedang bergerak menuju masa depan yang terdesentralisasi, dan teknologi blockchain telah terbukti sangat berguna,” ujar Cox dikutip dari CNBC, Jumat (11/11/2022).

Lonjakan juga terjadi karena investor masih mencerna rincian krisis yang sedang berlangsung di FTX dan potensi penularan kegagalannya dapat menyebar ke seluruh pasar.

Pada Rabu bitcoin membukukan kerugian dua hari sekitar 24 persen, dan kemudian  jatuh lebih jauh ke level terendah sejak November 2020 yaitu di level USD 15.558. Pada saat yang sama, Ether kehilangan sekitar 32 persen selama dua hari.

Terlepas dari pembalikan dan reli yang terjadi saat ini, bitcoin tetap jatuh lebih dari 70 persen dari harga tertinggi sepanjang masa, tepat satu tahun yang lalu.

Sumber

Baca juga: Wall Street Menguat Usai Inflasi AS Mereda