Bitcoin jatuh kemarin setelah adanya beberapa kejadian yang mendorong sentimennya menjadi negatif. Namun depresiasi ini nampaknya masih memiliki harapan untuk berubah akibat sisi pergerakan harga yang masih berusaha naik.

Bitcoin Jatuh Akibat Beberapa Hal

Kemarin, bitcoin terlihat jatuh cukup drastis mencapai 8% dari harga tertingginya. Setelah mencapai sekitar $24.200, Bitcoin jatuh ke sekitar $22.200 membuat depresiasinya menjadi salah satu depresiasi terbesar dalam aset keuangan satu bulan terakhir.

Depresiasi ini dikabarkan terjadi akibat pernyataan dari Menteri Keuangan, Steven Mnuchin yang ingin membuat kebijakan baru. Kebijakan baru ini menyangkut regulasi crypto dan Bitcoin secara menyeluruh yang menghilangkan aspek desentralisasinya.

Mnuchin membuat regulasi bahwa pengguna crypto harus melaporkan data diri dan transaksinya kepada pemerintah agar dapat diawasi. Hal ini membuat beberapa investor tidak setuju dan melakukan tekanan jual yang signifikan.

Hal ini disebabkan akan mulai terciptanya pembatasan dan sentralisasi yang berlawanan dengan tujuan utama crypto. Sehingga banyak pihak yang tidak setuju namun memilih untuk menjauh dibanding melawan pemerintah.

Selain itu terdapat peretasan di dompet digital, Ledger, yang nampaknya juga mendorong tekanan jual semakin dalam. Apresiasi dari Dolar Amerika juga menjadi salah satu penyebab potensi Bitcoin mengalami depresiasi.

Hal ini disebabkan Bitcoin dan Dolar Amerika merupakan dua hal yang sering memiliki korelasi negatif. Sehingga ada potensi bahwa jika Dolar Amerika terus naik akibat kondisi yang memburuk, Bitcoin akan terus tergerus.

Analisis Teknikal Bitcoin

Jika dilihat dari aspek teknikal, potensi depresiasi menjadi sangat kuat, walau masih terdapat potensi apresiasi. Saat ini Bitcoin berada di batas bawahnya yang kemungkinan besar akan menentukan pergerakan ke depannya.

Pergerakan Harian Bitcoin

Saat ini Bitcoin sedang berusaha untuk naik kembali setelah terdepresiasi ke $22.200 dan sudah berhasil mencapai $22.900 walau kesulitan menembus $23.000. Kemungkinan besar masih terdapat potensi untuk naik yang membuat pergerakan sebelumnya hanya pergerakan retest.

Namun, jika ternyata gagal untuk naik dan terus tergerus, terutama pada perdagangan mala mini di sesi Amerika, kemungkinan Bitcoin akan terus turun. Potensi turun didukung oleh RSI dan MACD yang mulai jenuh di zona beli bersama divergence dengan pergerakan saat ini.

Baca juga: Binance Coin Naik Sekitar 7% Namun Diprediksi akan Koreksi

Selain itu, terdapat pola evening doji star yang terbentuk pada penutupan kemarin yang kemungkinan akan membawa harga turun. Sehingga target berikutnya kemungkinan besar berada kembali di sekitar $22.200 sebelum turun ke $19.500.

Tetapi jika terdapat sentimen positif mendadak, ada kemungkinan bahwa Bitcoin akan naik kembali ke $24.000. Apresiasi ini menjadi sangat penting untuk menentukan harapan ke depannya, terutama menjelang tahun baru.